Jaga Pasokan, Pertamina Modernisasi Terminal BBM

pertamina-300x294JABARTODAY.COM – BANDUNG
Sampai saat ini, bahan bakar minyak menjadi unsur vital untuk menopang beragam aktivitas. Karenanya, PT Pertamina (Persero) melakukan berbagai langkah untuk menjaga ketahanan pasokan BBM. Salah satu upaya yang ditempuh Badan Usaha Milik Negara tersebut yaitu melakukan modernisasi fasilitas pendistribusian BBM.
 
“Moderninasi Terminal BBM Bandung Group, Ujung Berung, Bandung, adalah yang ketiga. Dua lainnya, kami lakukan di Plumpang dan Surabaya. Moderenisasi ini sebagai upaya kami untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus meningkatkan efisiensi dan menekan losses,” ujar Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina, Hanung Budya, pada peresmian New Gantry System TBBM Bandung Group, Jalan Soekarnohatta 728 Bandung, belum lama ini.
 
Dijelaskan, agar pasokan BBM tetap terjaga dan juga efisiensi meningkat serta tingkat losses terminimalisasi, pihaknya berencana untuk melakukan moderenisasi terminal lainnya. Rencananya, ungkap dia, tahun depan, jajarannya memodernisasi 9 terminal lainnya, yang secara bertahap, menggunakan teknologi NGS.
 
Hanung mengklaim, NGS merupakan sistem termodern guna memastikan keandalan pasokan BBM. Tidak itu saja, lanjutnya, juga meningkatkan sistem pelayanan yang lebih baik, dan cepat sehingga tidak terjadi lagi keterlambatan pendistribusian BBM agar tidak ada lagi kekosongan pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.
 
Diteruskan, sebelum moderenisasi, TBBM Bandung Group tersebut memiliki 2 filling line (jalur pengisian). Pasca penerapan NGS, TBBM Bandung Group menggunakan single filling line yang dilengkapi implementasi pipa, yang berada 5 meter di atas tanah.
 
Sistem NGS pun, sambung dia, dilengkapi Vapour Discharge, yaitu sistem pengalihkan pembuangan uap saat proses pengisian pada mobil tanki. Adanya sistem NGS tersebut, tuturnya, membuat pengisian BBM pada truk tanki menjadi jauh lebih cepat. Sebelumnya, ucap dia, volume pengisian 900 liter per menit. “Adanya NGS, pengisian menjadi 2.200 liter per menit,” tukasnya.
 
Hanung, menambahkan, volume pendistribusian BBM dari TBBM Bandung Group mencapai 3.007 kiloliter per hari untuk pemenuhan kebutuhan di wilayah kerjanya, yang meliputi Bandung Raya, Sumedang, Tasik, Garut, dan sekitarnya. “Kebutuhan secara nasional mencapai 185 ribu KL per hari.  Sekitar 155-160 ribu KL diantaranya BBM subsidi,” tandasnya.(ADR)

Related posts