6.000 Pekerja BPU Dibidik BPJS Naker

jabartoday.com/net
jabartoday.com/net

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Sesuai dengan peraturan yang ditetapkan pemerintah, para pekerja, baik penerima upah, maupun bukan penerima upah (BPU) berhak memperoleh penjaminan sosial. Berdasarkan hal itu, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (Naker) terus berkampanye dan bersosialisasi tentang manfaat kepesertaan lembaga yang dulunya bernama PT Jamsostek (Persero) tersebut.

“Upaya tersebut tidak hanya dilakukan BPJS Pusat. Akan tetapi, cabang-cabang pun melakukannya, termasuk kami,” tandas Pejabat Pengganti Sementara (PPS) Kepala Bidang Pemasaran BPJS Naker Cabang Majalaya, Fauzi Siregar, di tempat kerjanya, Jalan Soekarnohatta Bandung, Kamis (7/5).

Fauzi meneruskan, pihaknya memiliki dasar untuk menyasar para pekerja BPU. Yaitu, jelasnya, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109/2013 tentang penahapan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Karenanya, tegas dia, di wilayah kerjanya, yang meliputi sebagian Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang tersebut, pihaknya fokus pada kalangan pekerja BPU. “Antara lain, para tukang ojek, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), muadzin, penarik becak, dan sebagainya,” sambung dia.

Tahun ini, sebut Fauzi, khusus pekerja BPU, pihaknya memproyeksikan penambahan peserta sebanyak 6.000 orang. Fauzi mengakui bahwa, jumlah peserta kalangan pekerja BPU di wilayah kerjanya masih relatif sedikit, yaitu mencapai ratusan orang. Adanya peraturan tersebut, tegas dia, membuat pihaknya lebih agresif untuk melakukan sosialisasi, yang berlangsung di berbagai titik.

Berbicara tentang kepesertaan formal alias penerima upah, Fauzi mengutarakan, hingga kini, jumlahnya sekitar 40 ribu orang. Mengacu pada peraturan, sambung dia, pihaknya pun terus melakukan berbagai upaya untuk menambah kepesertaan. Untuk tahun ini, ungkap dia, pihaknya memproyeksikan penambahan peserta tenaga kerja formal melebihi 100 persen. “Target kami, penambahan peserta kalangan pekerja formal selama tahun ini sebanyak 100 ribu orang,” tutup Fauzi. (ADR)

Related posts