4 dari 10 Anak Indonesia Alami Gangguan Pertumbuhan

jabartoday.com/net
jabartoday.com/net
JABARTODAY.COM – BANDUNG — Memperhatikan kondisi kesehatan, termasuk ibu hamil, merupakan hal penting agar melahirkan generasi yang tangguh. Karenanya, sejak dini, para ibu hamil wajib memperhatikan hal itu.

“Kaum ibu harus melakukan banyak persiapan, baik sebelum maupun ketika hamil. Ini demi mengantisipasi berbagai gangguan pada bayi” tandas Edi Fadlian, Kepala Klinik Tumbuh Kembang, Sabtu (16/4).

Dikatakan, persiapan itu antara lain tercukupinya nutrisi. Ini, jelasnya, guna mendukung perkembangan bayi, satu di antaranya, dalam hal perkembangan otak. Jika tidak, lanjutnya, kondisinya dapat berpontensi membuat bayi mengalami gangguan, baik gangguan kongnitif, sindrom tertentu seperti autis, atau infeksi. “Jadi, kalangan ibu hamil wajib menjalani screening sebagai upaya mengantisipasi terjadinya gangguan bagi bayi,” seru Edi.

Lalu, sejauh mana gangguan yang dialami bayi atau anak bawah lima tahun (balita) yang terjadi di negeri ini? Edi menyatakan, hasil riset menunjukkan, di Indonesia, 37,2 persen anak balita di Indonesia alami gangguan pertumbuhan. Artinya, terangnya, sekitar 4 di antara 10 balita mengalami tubuh yang cebol. “Ini kondisi yang berbahaya sehingga harus sejak dini diantisipasinya, “tegas Edi.

Menurutnya, gangguan pertumbuhan itu akjbat kurangnya nutrisi. Karenanya, saran Edi, pemenuhan nutrisi menjadi sebuah keharusan selain melakukan imunisasi. (ADR)

Related posts