Home » Pilihan Redaksi » Eka Santosa Akan Restorasi Pantai Selatan Jabar

Eka Santosa Akan Restorasi Pantai Selatan Jabar

nasdemJABARTODAY.COM – TASIKMALAYA

Sejak marak pengerukan pasir besi di Tasikmalaya Selatan pada tahun 2004 hingga kini, kondisi lingkungan sepanjang 52,4 Km garis pantai, rusak berat. Hal itu membuat binatang laut, seperti penyu, enggan datang ke tempat tersebut. Bahkan, para nelayan pun terkena imbasnya.

“Mana ada penyu lagi disini. Ikan pun pada kabur. Tangkapan nelayan jadi sedikit. Jalan dan keindahan alami pantai hancur lebur. Yang untung investor pendatang. Kami dan anak cucu menanggung rugi,” ketus Dedi, pimpinan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia di Cipatujah, Tasikmalaya, beberapa waktu lalu.

Mengatasi kekesalan yang tak berujung, Dedi beserta Ketua Umum Forum Relawan Bencana Tasikmalaya, Gunawan Y.H, mengadu ke Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasional Demokrat Jawa Barat, Eka Santosa, yang kebetulan mampir di Pamayang usai mengunjungi masyarakat adat  Kampung Dukuh-Cikelet, Pameungpeuk, Kabupaten Garut.

“Sejak memimpin Komisi ll  DPR RI dari 2004 – 2009, saya sering, bahkan hingga kini menolak penambangan pasir di sepanjang pantai Sukabumi, Cianjur, Tasikmalaya, dan daerah lainnya. Lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya,” ucap Eka.

Eka berjanji akan sesegera mungkin merintis dan melakukan restorasi pantai selatan di Tasikmalaya sepanjang 52,4 Km. Langkah pertama yang akan dilakukan adalah penanaman bibir pantai.

“Mulai besok kami akan menginventarisir bibit tanaman bakau (mangrove), itaulo, bodol, dan ketapang. Sekarang saja kami punya 1.500 bibit bakau,” sambut Gunawan dengan penuh semangat.

Akhirnya tercapai kesepakatan, penghijauan garis pantai ni dilakukan dengan melibatkan semua pihak yang selama ini dirugikan.

Eka tak datang sendirian, ia membawa rekan seperjuangannya, Diah Puspitasari Momon, Anna Jusana, Cernan Melandi, dan tetua masyarakat adat tatar Sunda, seperti Wa Ugis dari Kampung Sinaresmi Kabupaten Sukabumi dan Bah Ilin dari Cikondang Pangalengan Kabupaten Bandung. (VIL)

Komentar

komentar