Home » Bandung Raya » Jaga Kondusifitas, Ribuan Miras Dimusnahkan

Jaga Kondusifitas, Ribuan Miras Dimusnahkan

Sebuah buldoser menghancurkan ribuan botol minuman keras di lapangan Cikapundung, Rabu (12/3). Miras tersebut hasil razia yang dilakukan Polrestabes Bandung demi menjaga kondusifitas jelang Pemilu 2014. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

Sebuah buldoser menghancurkan ribuan botol minuman keras di lapangan Cikapundung, Rabu (12/3). Miras tersebut hasil razia yang dilakukan Polrestabes Bandung demi menjaga kondusifitas jelang Pemilu 2014. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Demi menjaga kondusifitas menjelang Pemilihan Umum 2014, Polrestabes Bandung mengadakan razia minuman keras ilegal. Dari hasil razia tersebut, didapatkan 10.971 botol minuman keras berbagai merk dan 750 liter tuak. Kesemua barang tersebut dimusnahkan dengan menggunakan buldoser di lapangan Cikapundung, Rabu (12/3/2014).

Pemusnahan sendiri dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial dan jajarannya, Kejaksaan Negeri Bandung, dan Komando Daerah Militer 06/18 BS. Serta beberapa perwakilan organisasi masyarakat Islam.

Kepala Polrestabes Bandung Komisaris Besar Mashudi menyatakan, pemusnahan ini selain untuk menciptakan suasana kondusif menjelang Pemilu 2014, April mendatang, juga dalam mewujudkan Bandung Juara yang dicanangkan Pemerintah Kota Bandung. “Yang semuanya bebas minuman beralkohol. Dan bersama-sama elemen masyarakat menginformasikan tempat minuman keras tanpa izin atau ilegal,” ucap Mashudi di sela-sela kegiatan.

Pihaknya, kata Mashudi, mengamankan 24 penjual miras ilegal dari 24 tempat berbeda di seluruh wilayah hukum Polrestabes Bandung. Bagi para pelaku, sambungnya, akan dikenakan tindak pidana ringan (tipiring) yang dendanya Rp 250 ribu atau 1 bulan kurungan penjara. “Didapat dari kios-kios, warung-warung kecil, dan mengalami pergeseran, kita dapatkan dari mobil boks,” ujarnya.

Wakil Walikota Bandung Oded M. Danial mengapresiasi langkah Polrestabes Bandung dalam melakukan razia terhadap miras yang dinilai meresahkan masyarakat. Menurutnya, langkah ini akan membantu Kota Bandung menjadi kondusif menjelang pesta demokrasi di 9 April nanti.

Namun dirinya mengaku, penegakan hukum Peraturan Daerah soal miras di Kota Bandung masih lemah. Oded menyebut, dengan banyaknya minuman yang disita polisi, membuktikan pelaku usaha miras sangat dashyat. “Tapi kita terus membangun kebersamaan dengan Kapolrestabes. Dan ini akan terus kita lakukan demi kenyamanan masyarakat,” imbuh politisi Partai Keadilan Sejahtera itu. (VIL)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.