Home » Peristiwa » Heryawan Panggul Jenazah Mertua ke Pemakamam

Heryawan Panggul Jenazah Mertua ke Pemakamam

Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta ikut menshalatkan jenazah ayahanda Netty Heryawan, H. Soewelo Djayadi, Jumat (29/11). Mertua Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan itu meninggal di usia 79 tahun.

Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta ikut menshalatkan jenazah ayahanda Netty Heryawan, H. Soewelo Djayadi, Jumat (29/11). Mertua Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan itu meninggal di usia 79 tahun.

JABARTODAY.COM – BEKASI

Pemakaman jenazah H. Soewelo Djayadi, mertua Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, berlangsung khidmat dan sederhana, Jumat (29/11). Heryawan sendiri tampak terlibat langsung mengerjakan berbagai hal, termasuk memanggul jenazah.

 

Soewelo Djayadi, ayahanda Netty Prasetyani Heryawan, wafat pada usia 79 tahun di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta. Soewelo Djayadi menghembuskan nafas terakhir pada pukul 20.08, Kamis (28/11).

Almarhum dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Jatimakmur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Proses pemakaman berlangsung lancar, tanpa upacara khusus.

 

Almarhum diantar hingga tempat peristirahatan terakhir oleh istri tercinta Ny. Kustiyah dan kelima putra-putrinya, termasuk anak keempatnya, Netty Heryawan. Turut juga mengantar cucu-cucunya.

 

Di tengah istri dan putra-putri almarhum, Gubernur mengikuti proses pemakaman hingga akhir. Doapun mereka panjatkan untuk almarhum, disusul ratusan keluarga dekat, kerabat, dan warga sekitar, serta sejumlah pejabat sipil dan militer.

 

Tampak di antaranya Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, Kepala Polda Jabar Inspektur Jenderal Suhardi Alius, Kasgartap II Bandung Marsekal Muda Imron Nasution.

 

Marsma Imron usai pemakaman menyatakan, pemakaman almarhum Soewelo yang pensiunan TNI-AU, seharusnya memakai cara militer. Namun, kenyataannya, prosesi berlangsung biasa saja.

 

Soewelo Djayadi pernah bertugas selama enam tahun di Pangkalan Udara TNI-AU Kabupaten Tasikmalaya, dan 20 tahun di Pangkalan Udara TNI-AU Halim Perdanakusuma. Pangkat terakhir almarhum yang personel Pasukan Khas TNI-AU ini adalah Pembantu Letnan Dua.

 

Suasana biasa saja juga tergelar di rumah duka di Komplek Kodau V Ambarapura Blog G/8, RT 01/02, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Tidak tampak suasana yang berbeda jauh dibanding warga biasa yang mengalami duka yang sama.

 

Hal yang sedikit berbeda ketika jenazah disemayamkan di rumah duka yakni pelayat yang tak berhenti mengalir sejak pagi hingga menjelang shalat Jumat. Sejumlah menteri, kepala daerah kabupaten/kota, politisi, tokoh masyarakat, dan warga biasa datang melayat.

 

Sebelum dimakamkan, jenazah Soewelo dishalatkan di Masjid Nurul Hidayah, sekitar 200 meter dari kediaman duka. Heryawan bergabung dengan beberapa anggota keluarga dan warga ikut memanggul jenazah menuju masjid. Shalat jenazah diimami Gubernur Heryawan, yang diikuti ratusan orang, usai Jumatan. (AVD)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.