Home » Peristiwa » Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris

Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris

(censored31)

(censored31)

JABARTODAY.COM – BANJARAN

Tim Detasemen Khusus 88 Mabes Polri yang dibantu anggota polisi dari Kepolisian Resor Bandung melakukan penggeledahan terhadap rumah orang tua terduga teroris, Budi Syarief alias Angga, di Gg. Kelana, Kampung Sukamulya, RT 03/04, Desa Banjaran Wetan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jum’at (10/5).

Budi Syarief adalah salah satu terduga teroris yang tewas dalam adu tembak di Kampung Batu Rengat, RT 02/08, Desa Cigondewah Hilir, Kecamatan Marga Asih, Kabupaten Bandung, pada Rabu (8/5).

Kepala Polres Bandung, Ajun Komisaris Besar Kemas Ahmad Yamin, mengatakan, pihaknya tengah melakukan pengamanan terkait penggeledahan rumah orang tua terduga teroris. “Iya, saat ini kami hanya melakukan pengamanan rumah orang tua terduga teroris dari Budi Syarief alias Angga yang tewas saat penggerebekan Rabu lalu,” kata Kemas, di lokasi penggeledahan.

Kemas mengutarakan, pihaknya khawatir jika di rumah orang tua terduga teroris tersebut terdapat bom. Maka itu, ia menurunkan 2 Satuan Setingkat Kompi atau 200 personil kepolisian. “Di sini kami sifatnya hanya mengamankan situasi dan lokasi dari masyarakat setempat. Agar penggeledahan yang dilakukan oleh Tim Densus 88 Mabes Polri berjalan lancar,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Tim Densus 88 berhasil melumpuhkan kelompok terduga teroris di Bandung. Dari empat terduga, tiga diantaranya tewas, usai baku tembak antar keduanya. Sarene dan Jonet adalah terduga teroris yang meninggal selain Budi Syarief.

Pada Kamis (9/5), berdasar pengembangan hasil penggerebekan dan keterangan dari terduga teroris yang hidup, kepolisian menggerebek sebuah kosan di Jalan Arum Sari VII, RT 05/12, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong. Seorang terduga teroris, Tedi, berhasil kabur dari sergapan itu. Tim Densus 88 yang dibantu Kepolisian Resor Kota Besar Bandung menemukan rangkaian bom yang belum jadi dan senjata laras panjang. (VIL)

Komentar

komentar