Home » Lifestyle » Disparbud Ingin Jadikan Pasar Seni Budaya Jabar Prestisius

Disparbud Ingin Jadikan Pasar Seni Budaya Jabar Prestisius

Seorang pengunjung sedang melihat poster Pameran Kujang, Rabu (4/9).Pameran Kujang menjadi bagian dari kegiatan Pasar Seni Budaya Jawa Barat 2013 yang diadakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar. (ISTIMEWA)

Seorang pengunjung sedang melihat poster Pameran Kujang, Rabu (4/9).Pameran Kujang menjadi bagian dari kegiatan Pasar Seni Budaya Jawa Barat 2013 yang diadakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar. (ISTIMEWA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat mengakui belum dapat membuat event berskala internasional, bahkan nasional sekalipun. Meski begitu, Disparbud Jabar tetap berusaha menuju ke arah pembuatan event berskala nasional juga dunia dengan mengadakan Pameran Kujang di Monumen Perjuangan Jawa Barat, dari tanggal 7-12 September 2013.

“Tentu saja upaya ke arah event seni tahunan yang prestisius di tingkat nasional malah internasional senantiasa kami tuju. Anggaplah ini sebagai perantara ke arah itu,” ujar Kepala Bidang Kesenian dan Film Disparbud Jabar, Agus Hanafiah, dalam jumpa pers di Kantor Disparbud Jabar, Rabu (4/9).

Pameran Kujang sendiri menjadi salah satu bagian dari Pekan Seni Budaya Jawa Barat 2013 yang akan diselenggarakan di Monumen Perjuangan Jawa Barat dan Bale Rumawat UNPAD, 7–13 September 2013 mulai pukul 09.00–23.00.

“Jangankan yang berskala nasional atau internasional, yang setingkat provinsi pun yang cukup lengkap belum sempat kami lakukan,” aku Kepala Disparbud Jabar, Nunung Sobari seraya menambahkan kegiatan ini menjadi salah satu cara mengembangkan pariwisata di Jabar.

Menurut Nunung, pemerintah provinsi melalui Disparbud telah mengusulkan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual sejak 2012. Pengusulan ini, diungkap Nunung, melibatkan Tim Gugus HKI Jawa Barat yang terdiri dari Dr. Bucky Wikagoe (ketua), Miranda Risang Ayu, SH,. LLM.,P.HD (sekretaris), Dr. Indra Prawira, S.H dan Yesmil Anwar, S.H., M,Si (anggota).

“Tim Gugus HKI Jawa Barat telah melakukan pendataan dan analisa data terkait untuk mengungkap potensi budayanya. Hasilnya, Kujang berada di posisi pertama diusulkan, berada dibawahnya Kendang Sunda dan Topeng Jawa Barat,” terang Nunung. (VIL)

Komentar

komentar