KH Miftah Faridl dan Ir.Sodik Mudjahid Jadi Nama Paviliun di Pusdai Jabar, Abah Nandang Koswara Nilai Keduanya Sosok Panutan dan Teladan Umat

Nandang Koswara
Abah Nandang Koswara saat memberikan testimoni pada peresmian Paviliun KH Miftah Faridl dan Dr.Ir Sodik Mudjahid di Pusdai Jabar, Selasa (11/8/2026). Foto: Iman

JABARTODAY.COM, BANDUNG – – Pusat Dakwah Islam (PUSDAI) Jabar meresmikan Paviliun KH Miftah Faridl dan Dr.Ir.Sodik Mudjahid, Selasa (11/8/2026). Dalam sambutannya Ijang Faisal selaku Sekretaris DKM Pusdai menyampaikan bahwa acara ini berawal dari kesadaran sederhana tetapi diharapkan dapat bermakna besar.

 

“Ini bukan sekedar nama sebuah ruang tetapi sosok Prof Miftah Faridl sebagai Direktur pertama Pusdai adalah sosok ulama panutan hingga saat ini,”ungkapnya.

 

Sementara, sambung Ijang, sosok Dr.Ir. H Sodik Mudjahid,M.Si yang merupakan sekretaris pertama DKM Pusdai yang mendampingi KH Miftah Faridl merupakan sosok yang penuh keteladan.

 

“Pemberian nama pavilion ini tentu bukan bermaksud mengkultuskan pribadinya tetapi sebuah penghargaan dan penghormatan agar generasi muda memahami dan meneladani sosok keduanya. Agar generasi muslim khususnya di Kota Bandung dan Jawa Barat tidak melupakan sejarah Pusdai dan orang dibaliknya,” pungkas Ijang.

 

Sementara itu dalam dalam sambutannya Dr. KH. Nandang Koswara M.Pd yang memberikan testimoni menilai bahwa KH Miftah Faridl adalah sosok pejuang dalam dakwah Islam  khususnya di Bandung Raya dan Jawa Barat.

 

“KH Miftah Faridl juga tercatat dan termasuk salah satu sosok yang turut membina santri-santri Darul Hikam,”ungkapnya.

 

Kontribusi KH Miftah Faridl dalam dunia dakwah dan pembinaan umat termasuk kepada Darul Hikam tidak ternilai lagi. Sosok Kyai Miftah juga dapat diterima semua kalangan dan lintas ormas Islam.

 

“Sosok yang halus dan lembut dalam tutur dan sikap, namun tegas dalam pendirian amar ma’ruf nahi munkar,” imbuh Abah Nandang yang juga Ketua SI Jabar.

 

Berikutnya Abah Nandang melihat dan menilai Dr. Ir. Sodik Mudjahid,M.Si sebagai sosok guru yang penuh keteladan. Pak Sodik, demikian ia akrab disapa, juga sosok pergerakan dalam harokah Islam.

 

“Secara pribadi saya pernah diamanahi sebagai kepala SD, SMP, SMA Darul Hikam maka saya melihat Pak Sodik merupakan sosok Kyai yang rendah hati dan senantiasa menebarkan ilmu dalam berbagai ruang dan kesempatan,” kenang Abah Nandang.

 

Dimata Abah Nandang juga sosok Pak Sodik Mudjahid merupakan pejuang yang tak kenal lelah dan tak mudah menyerah dalam situasi apa pun. Pak Sodik juga memiliki sikap  tegas dan komitmen terhadap ajaran Islam.

 

“Pak Sodik juga seorang visioner yang mau dan mampu dengan memberikan ide-ide yang brilian untuk masa depan. Beliau juga sosok yang sederhana , pernah dakwah jalan kaki, naik motor. Satu lagi beliau sosok peduli,” pungkas Abah Nandang.

 

Dalam kesempatan tersebut KH Prof.Dr.Miftah Faridl yang sudah memasuki usia 85 tahun juga berkenan hadir dalam memberikan sambutan. Kyai Miftah merasa bersyukur bisa menjadi bagian dari perjalanan dakwah di Jabar khususnya di Pusdai Jabar.

Miftah Faridl
KH.Prof.Dr. Miftah Faridl saat memberikan sambutan ( foto: iman)

“Saya pribadi sebenarnya merasa tidak pantas tapi semua ini tentu untuk kepentingan agama, bangsa dan negara khususnya menjadi bagian dari perjalanan dakwah di Jawa Barat,” ungkap KH Miftah.

 

Sementara itu Dr. Ir. Sodik Mudjahid, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini persoalan akhlak menjadi masalah besar bangsa Indonesia diantara penghormatan kepada yang lebih tua. Apa yang dilakukan Pusdai ini, menurut Sodik bisa menjadi bagian dari menjaga akhlak tersebut.

 

“Banyak duet yang fenomenal di negeri kita ini, kita mengenal duet Soekarno-Hatta, kemudian duet Soeharto-Habibie dan yang lainnya, termasuk duet ada Miftah Faridl-Sodik Mudjahid,” ungkapnya yang disambut tempuk tangan hadirin.

Sodik Mudjahid
Dr.Ir.Sodik Mudjahid,M.Si saat memberikan sambutan ( foto: iman)

Dalam kesempatan tersebut Dr.Sodik juga menyampaikan fungsi dan misi Pusdai Jabar. Pertama sebagai Fasilitator umat / ormas. Kedua sebagai Koordinator umat. Ketiga sebagai Dinamisator umat dan keempat sebagai Inovator umat.

 

“Teruskan perjuangan, kami berharap Pusdai terus maju dan berkembang dengan memberikan manfaat bagi umat khususnya di Jawa Barat. Terima kasih atas penghargaan ini dan semoga bermanfaat,” pungkas Ir.Sodik Mudjahid yang sekarang menjadi Ketua Baznas Pusat ini.

 

Acara ini dihadiri sejumlah pejabat antara lain Biro Kesra Pemprov Jabar, Ketua DPRD Jabar, Walikota Bandung, perwakilan Ormas Islam dan sebagainya. [ ]

Related posts