Home » Bandung Raya » Sakit Hati, Cecep Dibacok

Sakit Hati, Cecep Dibacok

penusukanJABARTODAY.COM – BANDUNG

Cemburu buta menjadi alasan David Idul (24) menusuk Cecep Irawan (25), warga Sukapura, Kecamatan Kiaracondong. Cecep sendiri ditusuk oleh David dan temannya yang masih buron, F (23), di Jalan Sunda atau tepatnya di depan Wisma CIMB Niaga, Jalan Sunda, Kelurahan Burangrang, Kecamatan Lengkong, Minggu 8 Desember 2013.

Kepala Polrestabes Bandung Komisaris Besar Mashudi mengatakan, David berhasil ditangkap di kampung halamannya di Kelurahan Legok, Kecamatan Telangi Pura, Jambi, Jumat (21/2/2014).

“Ditangkapnya di Jambi, alasan pembunuhan karena dendam dan cemburu kepada korban sehingga dilakukan pembunuhan terhadap bersangkutan, orang Palembang dia,” ujar Mashudi yang didampingi Kepala Satuan Reserse Kriminal Ajun Komisaris Besar Nugraha Arianto di Mapolrestabes Bandung, Selasa (4/3/2014).

Kronologis kejadian, seperti dituturkan Mashudi, usai karaoke di Ambassador, korban dibuntuti oleh kedua pelaku dan saat lampu merah di simpang lima, Cecep dibacok kemudian ditusuk. “Ditusuk dari arah belakang oleh F menggunakan pisau yang sudah dibawanya, sedangkan D membacok korban hingga terjatuh dan meninggal dunia. 18 tusukan,” urai Mashudi.

David menuturkan, sebenarnya F yang cemburu kepada pacarnya, karena saat diajak kencan tidak mau. Ia membacok Cecep menggunakan golok dan langsung kabur. “Saya sudah rencanakan (membacok). Mabok dulu,” akunya.

Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti, yakni sarung pisau warna cokelat berbahan kulit, hasil visum et refertum (autopsi), pakaian korban yang ada bercak darah, kendaraan roda dua, pisau, dan golok yang masuk daftar pencarian barang karena dibuang ke sungai di daerah Bekasi.

Akibat perbuatannya, tersangka yang kini mendekam di sel tahanan Mapolrestabes Bandung, terancam dikenakan Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang Penganiayaan, Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, dan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana yang hukuman maksimalnya 15 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, Cecep tewas setelah ditusuk oleh dua orang yang tidak dikenal di Jalan Simpang Lima depan Lippo Bank, awal Desember 2013.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.00, saat itu Cecep menjemput Yuli dan Feni di Karaoke Ambassador, Jalan Dalem Kaum.

Awalnya Yuli dan Feni diajak kencan oleh pelaku saat pulang karaoke. Kemudian Yuli dan Feni pulang dengan dibonceng Cecep dan dibuntuti hingga simpang lima

Namun saat tepat didepan Lippo bank, pelaku yang mulai memepet motor Cecep, mengeluarkan pisau dan menusuk Cecep hingga terjatuh dari sepeda motor. (VIL)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.