Home » Bandung Raya » Sedang Hamil, Selundupkan Shabu

Sedang Hamil, Selundupkan Shabu

Bea dan Cukai Bandung kembali menggagalkan penyelundupan sabu oleh warga negara Kamboja berinisial SS pada Sabtu (11/1/2014). Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Bandung, B. Jarot Jatmiko, memperlihatkan barang bukti dan tersangka dalam jumpa pers, Rabu (15/1/2014).  (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

Bea dan Cukai Bandung kembali menggagalkan penyelundupan sabu oleh warga negara Kamboja berinisial SS pada Sabtu (11/1/2014). Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Bandung, B. Jarot Jatmiko, memperlihatkan barang bukti dan tersangka dalam jumpa pers, Rabu (15/1/2014). (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Kembali warga negara asing memasukkan narkotik dan obat berbahaya ke Indonesia. Kali ini, WN asal Kamboja berinisial SS (25), ditangkap petugas Bea dan Cukai Bandung akibat menyelundupkan narkoba jenis shabu di Bandara Husein Sastranegara, Sabtu (11/1/2014).

Penangkapan yang dilakukan bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Jawa Barat dan Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Jawa Barat tersebut, diawali dari kecurigaan petugas Bea dan Cukai Bandara Husein Sastranegara atas gerak-gerik tersangka yang menggunakan pesawat Tiger Air dengan nomor penerbangan TR 2202 tujuan Singapura-Bandung yang tiba pukul 11.00.

Atas tingkahnya tersebut, petugas lalu menggeledah barang bawaan tersangka dan tidak diketemukan sesuatu yang aneh. “Setelah dilakukan pemeriksaan badan, ditemukan satu bungkus plastik warna coklat berbentuk kapsul yang disembunyikan dalam anus yang bersangkutan,” ujar Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Bandung, B. Jarot Jatmiko, dalam jumpa pers, Rabu (15/1/2014).

Kemudian, diketahui bahwa bungkusan itu berisi kristal bening yang diduga methamphetamine alias shabu dan memiliki berat 205 gram. Untuk memastikan, petugas membawa sampel bubuk itu ke Laboratorium Balai Pengujian dan Identifikasi Barang Bea dan Cukai yang hasilnya positif narkotika golongan I jenis shabu.

“Selanjutnya pelaku kami serahkan ke Dir Res Narkoba Polda Jabar untuk proses lebih lanjut,” imbuh Jarot.

Yang unik adalah pelaku sendiri sedang hamil. Dituturkan Jarot, pada mulanya pihaknya tidak percaya kalau tersangka sedang mengandung. Namun, setelah dicek, ternyata benar bahwa di dalamnya berisi janin yang usianya 3 bulan. “Ini modus lama (disimpan dalam anus). Petugas kami sudah piawai melihat gerak-gerik seperti itu,” ucapnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 102 huruf e UU No 17/2006 tentang Kepabeanan jo. Pasal 114 ayat 2 sub Pasal 112 ayat (2) sub Pasal 132 ayat (1) UU No 35/2009 tentang Narkotika yang ancamannya hukuman mati atau penjara seumur hidup serta denda maksimal Rp 5 miliar. (VIL)

Komentar

komentar