Home » Hukum » Operasi Zebra Lodaya, Polda Tilang 2000 Pengendara Bawah Umur

Operasi Zebra Lodaya, Polda Tilang 2000 Pengendara Bawah Umur

Kabid Humas Polda Jabar, Komisaris Besar Martinus Sitompul. (lensaindonesia)

Kabid Humas Polda Jabar, Komisaris Besar Martinus Sitompul. (lensaindonesia)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Kesadaran akan pentingnya mengikuti peraturan dalam berkendara, nampaknya masih menjadi sesuatu yang langka di masyarakat Indonesia. Hal itu tampak dalam banyaknya pengendara yang terjaring razia polisi.

Berdasarkan data, dalam dua minggu Operasi Zebra Lodaya 2013 atau sejak 28 November hingga 11 Desember 2013, sebanyak 40.820 pengendara ‘nakal’ terjaring razia oleh pihak kepolisian di jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Komisaris Besar Martinus Sitompul mengungkap, pengendara roda dua masih menjadi mayoritas dengan 29.725 pelanggar, sedangkan sisanya adalah roda tiga, roda empat, truk, bus juga minibus. “Jenis pelanggaran sendiri, kebanyakan kendaraan tidak dilengkapi surat-surat seperti SIM (surat izin mengemudi), STNK, atau yang memiliki namun sudah kadaluarsa. Kemudian, tidak memakai helm serta melanggar rambu-rambu lalu lintas,” ujarnya di Bandung, Jumat (13/12).

Terkait pelanggar lalu lintas di bawah umur, Martin menyebut, ada 2.791 orang yang masih di bawah usia 17 tahun terjaring operasi pihaknya, dikarenakan tidak memiliki SIM. “Selain kita tilang, kita juga melakukan sosialisasi kepada remaja tersebut. Dikarenakan, hal tersebut rentan pada kecelakaan lalu lintas, apalagi yang bersangkutan memang belum seharusnya mengendarai kendaraan bermotor,” ucap pria berkacamata itu.

Selanjutnya, imbuh Martin, para pengendara yang melanggar, selain mendapatkan sosialisasi juga akan dihukum sesuai dengan jenis pelanggarannya. (VIL)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.