Home » Hukum » Polrestabes Ringkus Spesialis Ranmor

Polrestabes Ringkus Spesialis Ranmor

Pencurian kendaraan bermotor.

Pencurian kendaraan bermotor.

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Mencuri kendaraan bermotor masih menjadi primadona para pelaku kejahatan. Hal itu terbukti saat pihak Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Besar Bandung kembali mengamankan empat orang pelaku kejahatan spesialis pencurian kendaraan bermotor, khususnya roda dua.

Kepala Satreskrim Polrestabes Bandung, Ajun Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan, pihaknya berhasil menciduk LNH (24) warga Kampung Cisuren, RT 01/06, Desa Saganten, Kecamatan Sadang Barang; G (16), warga Jalan Terusan Holis Kecamatan Babakan Ciparay; I alias Japra (23), warga Kampung Cikaret, RT 03/05, Tasikmalaya; dan H (38) warga Kampung Cimareme RT 05/03, Desa Jayagiri, Kecamatan Sindang Barang, Kabupaten Cianjur.

“Dari keempatnya, penyidik berhasil mengamankan barang bukti berupa 12 unit sepeda motor sebagai barang bukti hasil kejahatan di beberapa wilayah hukum Polrestabes Bandung,” ujarnya saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Kamis (10/10).

Ditambahkannya, modus yang digunakan para tersangka adalah dengan bekerja sebagai kelompok dan ada yang berperan sebagai pemetik pengintai juga penanda tempat atau lokasi kejahatan akan dilakukan. “Kebanyakan para pelaku mengambil motor yang diparkir di tempat sepi, seperti kos-kosan dan rumah. Dan bekerja pada saat maghrib hingga malam hari dengan menggunakan kunci leter T atau Astag,” katanya.

Untuk antisipasi pihak Polrestabes Bandung masih rutin melakukan Operasi Antisipasi C3 (curanmor, curat, dan curas). Namun, nyatanya masih saja ada masyarakat yang melaporkan kehilangan harta bendanya, terlebih jenis kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Untuk mencegah kejadian serupa, ia mengimbau masyarakat untuk sama-sama menjaga keamanan dan jauhi parkir di tempat sepi serta selalu menggunakan kunci ganda.

Akibat perbuatannya, para pelaku terancam akan dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian dengan Pemberat dan terancam hukuman lima tahun penjara. (VIL)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.