Home » Headline » Eman: Harjono Tak Pantas Jadi Hakim

Eman: Harjono Tak Pantas Jadi Hakim

eman suparmanJABARTODAY.COM – BANDUNG

Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi Komisi Yudisial, Eman Suparman, menyebut, Mahkamah Konstitusi seperti alergi diawasi pihak lain. Kesan itu tampak dengan akan dibentuknya majelis etik oleh MK yang idenya dilontarkan oleh salah satu hakim MK, Harjono.

“Ada apa hakim MK itu? Saya malah curiga. Sekarang dia mau membentuk tim etik dari internalnya sendiri yang katanya para ahli isinya,” ujar Eman di Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (10/10).

Eman malah mempertanyakan kualitas orang yang akan ditempatkan dalam majelis etik tersebut. Apalagi, lembaga yang memiliki wewenang untuk mengawasi kinerja para wakil Tuhan itu adalah pihaknya, yakni KY. “Kami (KY) lembaga pengawas etika hakim yang konstitusional, catat itu! Jadi hakim MK ga usah resistance kepada pengawasan KY. Itu alasannya ga jelas juga,” ucap Eman.

Ia malah heran, mengapa MK mempertanyakan KY diawasi oleh siapa. “Asal tahu KY diawasi wartawan, rakyat, DPR. Dan kami tidak punya produk apapun yang mencurigakan,” imbuhnya.

Langkah selanjutnya yang akan ditempuh KY, seperti diutarakan Eman, adalah menunggu keluarnya peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) tentang kewenangan mengawasi hakim-hakim MK. Meski begitu, Eman menduga perppu tersebut akan dibatalkan oleh MK seiring kewenangannya menguji konstitusi. “Jadi hakim Harjono ga pantas jadi hakim konstitusi. Kok malah nyerang KY? Saya heran dan ini malah percaya bentukan baru ketimbang KY. Tolong beritahu, KY ada karena konstitusi, bukan karena keinginan seseorang,” tegasnya. (VIL)

Komentar

komentar