Home » Headline » Dengarkan Dakwaan, Helmi Gunakan Kursi Roda

Dengarkan Dakwaan, Helmi Gunakan Kursi Roda

HelmiJABARTODAY.COM – BANDUNG

Akhirnya setelah 11 kali gagal menjalani persidangan, mantan Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor, Helmi Gustian, hadir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung untuk mendengarkan dakwaan atas perbuatan yang telah dilakukannya, Rabu (9/10).

Beberapa kali Helmi menghindar dari sidang dengan alasan sakit, bahkan ia sempat datang ke pengadilan dengan menggunakan tempat tidur beserta infus demi memperkuat alasannya tersebut. 2 minggu lalu, dirinya juga mangkir sidang dengan alasan sedang dirawat usai menjalani operasi.

Bukan Helmi namanya kalau tidak datang membawa cerita, kali ini dirinya menghadapi meja hijau dengan menggunakan kursi roda. Meski begitu, majelis hakim tetap meneruskan persidangan dan jaksa penuntut umum membacakan dakwaan bagi staf ahli Bupati Bogor tersebut.

Dalam dakwaan, Helmi diduga melakukan pemerasan kepada sejumlah pengusaha untuk melancarkan proyek di DBMP Kabupaten Bogor yang nilainya mencapai Rp 16 miliar. Uang itu diduga untuk disalurkan kepada pejabat dan atasannya di Pemerintahan Kabupaten Bogor agar proyek DBMP Kabupaten Bogor bisa dikerjakan para pengusaha yang patungan.

Dirinya meminta fee/komisi kepada para pengusaha yang mendapatkan proyek di dinas yang ia pimpin dengan besaran yang telah ditentukan. Bila para pengusaha itu menolak, ia mengancam akan mempersulit para pengusaha untuk mendapatkan proyek selanjutnya dan proses penagihan pembayaran. Hal itu bertentangan dengan Peraturan Presiden No 54/2010 tentang pengadaan barang dan jasa, yang di dalamnya berisi pelarangan untuk menerima/meminta imbalan dari pengadaan barang dan jasa.

Helmi sendiri dijerat Pasal 12 huruf e dan Pasal 11 UU No 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Dengan ini, dirinya terancam hukuman penjara seumur hidup.

Atas dakwaan jaksa tersebut, Helmi tidak mengajukan eksepsi atau keberatan. Maka itu, sidang akan dilanjutkan langsung dengan pemeriksaan saksi-saksi pada Rabu (16/10) mendatang. (VIL)

Komentar

komentar