Home » Hukum » Sidang Bansos, Banyak Saksi Yang Lupa

Sidang Bansos, Banyak Saksi Yang Lupa

(GAMBAR ILUSTRASI: ISTIMEWA)

(GAMBAR ILUSTRASI: ISTIMEWA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Pemandangan lazim kembali terjadi di sebuah sidang korupsi, seperti saksi yang banyak mengatakan lupa saat dimintai keterangan di depan majelis hakim. Hal serupa terjadi dalam sidang dugaan suap perkara Dana Bantuan Sosial Kota Bandung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Kamis (26/9).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Bandung, Gunadi Sukma Bhinekas, yang menjadi salah satu saksi banyak memberikan jawaban tidak tahu atau lupa saat ditanya oleh majelis hakim yang diketuai Nur Hakim juga penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi. Seperti ketika dirinya ditanya soal permintaan uang oleh mantan Wali Kota Bandung Dada Rosada.

“Apa saudara tahu uang itu untuk apa?” tanya anggota majelis hakim, Barita Lumban. “Saya tidak tahu, pak!” jawab Gunadi.

Saat mantan Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Bandung, Herry Nurhayat, juga meminta uang kepada dirinya, tanpa pemikiran, ia memberikan uang sebesar Rp 5 juta. “Padahal saudara bukan anak buah terdakwa (Herry), tapi kenapa mau memberikan uang pada terdakwa,” ujar Barita yang ditimpali dengan diam oleh Gunadi.

Gunadi sendiri dalam memberikan keterangannya banyak menundukkan kepala berbeda dengan Dandan Riza, Kepala BPPT Kota Bandung yang juga menjadi saksi. Herry sendiri tampak membela rekannya tersebut dengan menyatakan, saat rapat di rumah pribadi Dada Rosada, keduanya datang terlambat. (VIL) 

Komentar

komentar