Home » Hukum » Mantan Sekda Sumedang Sempat Bingung Dakwaan Jaksa

Mantan Sekda Sumedang Sempat Bingung Dakwaan Jaksa

IMG01346-20130411-1129JABARTODAY.COM – BANDUNG

Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Atje Arifin S. Abdullah terancam hukuman penjara selama 20 tahun setelah diduga melakukan tindak pidana korupsi pengadaan lahan untuk relokasi Pasar Hewan Haurgombong di Kabupaten Sumedang. Itu diketahui dari dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum dalam sidang di Ruang I Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (11/4).

Atje beserta Usep Hendrajat Wahyu disebut jaksa tidak melakukan prosedur yang benar dalam membebaskan lahan yang berada di Kecamatan Pamulihan tersebut. Menurut jaksa, masih banyak kekurangan data sebagai syarat agar tanah yang dijadikan relokasi dapat dibebaskan. Akibatnya negara dirugikan senilai Rp 440.358.945.

Atas dakwaan jaksa, terdakwa mengajukan eksepsi atau keberatan. Kuasa hukum Atje, Elsa Syarief, mengatakan, kasihan kepada jaksa yang membuat dakwaaan. “Dari Mabes Polri selalu kekurangan data dan bolak-balik memberikan berkas. Jadi terkesan dakwaan seperti dipaksakan,” ujar Elsa usai sidang.

Walaupun jaksa telah membaca berkas dakwaan yang tebal, Atje tidak mengerti kasus apa yang dituduhkan kepadanya. “Maaf Yang Mulia, saya tidak mengerti apa yang jaksa tuduhkan pada saya,” ucap Atje kepada Hakim Ketua Nurhakim. Kemudian, jaksa menyampaikan simpulannya kepada Atje atas perintah majelis hakim.

Sidang sendiri akan dilanjutkan pekan depan dengan pembacaan nota keberatan dari kuasa hukum terdakwa. (VIL)

Komentar

komentar