Home » Bandung Raya » Jurnalis Bandung Tuntut Kesejahteraan Layak

Jurnalis Bandung Tuntut Kesejahteraan Layak

Ketua AJI Kota Bandung Zaky Yamani (kiri) menuntut kesejahteraan bagi para pekerja media. Ia menyampaikan aspirasi tersebut dalam peringatan Hari Buruh Internasional, Rabu (1/5). (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

Ketua AJI Kota Bandung Zaky Yamani (kiri) menuntut kesejahteraan bagi para pekerja media. Ia menyampaikan aspirasi tersebut dalam peringatan Hari Buruh Internasional, Rabu (1/5). (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Para jurnalis tidak ingin ketinggalan dalam memperingati Hari Buruh Internasional, puluhan pekerja media massa di Kota Bandung ikut turun ke jalan bersama para buruh menyuarakan aspirasi mereka.

“Jurnalis juga buruh. Sama seperti kawan-kawan,” kata Ketua Aliansi Jurnalis Independen Kota Bandung, Zaky Yamani di depan ribuan buruh di  Gedung Sate, Rabu (1/5).

Wartawan ‘Pikiran Rakyat’ tersebut menaiki mobil bak terbuka milik salah satu organisasi buruh, lalu menyampaikan pernyataannya dengan berapi-api. “Masih banyak wartawan di Bandung yang dibayar perusahaan media secara tidak layak atau di bawah UMK. Padahal, wartawan memiliki tugas berisiko. Tapi pekerjaannya tidak dilindungi,” ungkapnya.

Zaky sendiri memaparkan beberapa kejadian mengenaskan yang menimpa para kuli disket saat melakukan tugasnya, diantaranya Ridwan Salamun, anggota AJI Ambon, yang tewas ketika meliput bentrok di Desa Fidatan, Kecamatan Dullah utara, Kabupaten Tual, Maluku Tenggara. “Banyak kematian jurnalis yang tidak terungkap. Dan sebagianh besar dilakukan oleh para oknum aparat,” kecamnya.

AJI Bandung juga mendesak perusahaan media agar memperhatikan kesejahteraan jurnalis secara adil dan proporsional. Selain itu, perusahaan media memberikan hak-hak dasar pekerja seperti layanan kesehatan, tunjangan hari tua, dan jenjang karier secara jelas, termasuk bagi para kontributor atau koresponden daerah.

“Jangan ada pengkastaan. Semua harus disamakan. Perusahaan media harus membangun iklim industrial yang sehat serta menghormati hak-hak pekerja,” tegas Zaky.

Sejumlah jurnalis media cetak, elektronik, online, maupun  fotografer, membentangkan beberapa poster bertuliskan ‘Anti Impunitas, Stop Kekerasan Terhadap Jurnalis’, ‘Perlindungan dan Kesejahteraan Bagi Jurnalis’. Aksi jurnalis tersebut disambut hangat para buruh sambil bertepuk tangan. (VIL)

Komentar

komentar