Home » Ekonomi » Danamon Naikkan Dana Murah

Danamon Naikkan Dana Murah

danamonJABARTODAY.COM – BANDUNG
Dalam dunia perbankan, banyak strategi untuk meningkatkan kinerja dan performa bisnisnya. Satu di antaranya dalam hal terus menaikkan funding atau pendanaan, yaitu dana pihak ketiga (DPK). Hal itu pun dilakukan PT Bank Danamon Indonesia Tbk.
 
Arief Setyohadi, Pimpinan PT Bank Danamon Kantor Wilayah Bandung, yang wilayah kerjanya meliputi Jawa Barat, mengemukakan, pada 2013, pihaknya berhasil menaikkan dana simpanan sebesar 18 persen lebih tinggi daripada pencapaian 2012. “Tahun ini, proyeksi kami tumbuh minimalnya 15 persen,” ujar Arief, di Bank Indonesia Kantor Wilayah VI Jabar-Banten, Jalan Braga Bandung, belum lama ini.
 
Arief membenarkan, bahwa proyeksi proyeksi pertumbuhan DPK tahun ini lebih kecil daripada realisasi tahun lalu. Pasalnya, jelas Arief, itu terjadi berkaitan dengan adanya dua agenda politik yang bergulir tahun ini, yaitu Pemilihan Legislatif pada 9 April 2014 dan Pemilihan Presiden yang berlangsung Juli 2014.
 
Diutarakan, hingga 2013, komposisi DPK masih lebih tinggi dana mahal. Komposisinya, ungkap dia, sekitar 60 persen dana mahal, seperti deposito. Sisanya, 40 persen, sambung Arief, berupa dana murah, semisal tabungan dan giro.
 
Namun, kata Arief, tahun ini, pihaknya berencana mengubah komposisi funding. Rencananya, jelas dia, pihaknya menggenjot dana murah dan mengurangi dana mahal. “Jadi, komposisinya 52 persen dana murah, 42 persen dana mahal,” jelasnya.
 
Untuk menunjang rencana itu, Arief menyatakan, pihaknya melakukan berbagai upaya. Diantaranya, berinvestasi besar dalam hal pembangunan gedung. “Saat ini, kami memiliki lima gedung yang menjadi asset pribadi Bank Danamon di beberapa titik. Di antaranya, Bandung dan Cirebon. Nilai investasinya besar, dapat mencapai puluhan miliar rupiah,” paparnya.
 
Berkenaan dengan landing (kredit), Arief mengutarakan, tahun lalu pun, tercipta pertumbuhan sekitar 20 persen. Tahun ini, tambahnya, sama seperti funding, pihaknya memproyeksi pertumbuhan yang lebih kecil daripada realisasi 2013, yaitu 15 persen. “Sama seperti funding, proyeksi landing kami tahun ini sedikit melemah karena adanya dua agenda politik tersebut,” ulang Arief mengakhiri pembicaraan. (ADR)
 

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.