Home » Ekonomi » Aktivasi Jalur KA Kurang Direspon Pemerintah

Aktivasi Jalur KA Kurang Direspon Pemerintah

PT Kereta Api Indonesia (Persero)

PT Kereta Api Indonesia (Persero)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Di beberapa titik, termasuk Jawa Barat, terdapat banyak jalur kereta api yang tidak aktif, diantaranya, Cianjur-Sukabumi-Bogor. Lalu, jalur Pangandaran. Padahal, jalur-jalur tersebut memiliki potensi yang cukup positif.

Karenanya, jajaran PT Kereta Api Indonesia mengajukan usul kepada pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan, untuk melakukan aktivasi jalur-jalur tersebut. “Tiga tahun lalu, kami mengajukannya kepada kementerian. Tapi, sampai saat ini, belum ada jawabannya,” ujar Direktur Utama PT KAI, Ignasius Jonan, di Kantor Pusat PT KAI, Sabtu (28/9).

Jonan mengungkapkan, ada beberapa jalur yang pihaknya usulkan untuk aktivasi. Antara lain, jalur KA pertama di Indonesia yang beroperasi 150 tahun lalu, yaitu Plumpang-Ambarawa. Lalu, jalur Yogyakarta-Semarang. “Termasuk di Jabar, seperti Cianjur-Sukabumi-Bogor,” sambungnya.

Menurutnya, jalur-jalur yang lama tidak aktif itu memiliki potensi besar jika mengacu pada penumpang. Dikatakan, untuk mereaktivasinya, hanya perlu pembangunan prasarananya. Itu karena, tambahnya, sarananya tersedia. Jika satu diantara jalur-jalur itu kembali aktif, dapat menghubungkan jalur lainnya. “Jalurnya sudah ada. Pemerintah cukup membangunnya kembali,” tuturnya.

Mengenai ada tidaknya kendala, Jonan menyatakan, sejauh ini, pihaknya tidak mengetahuinya. Hanya saja pemerintah, seperti disampaikan Jonan, belum memberikan jawaban, apakah jalur itu kembali diaktifkan atau tidak. “Coba tanyakan kepada kementerian,” singkatnya. (VIL)

Komentar

komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published.