Home » Ekonomi » OCBC NISP Tepis Diskriminasi Upah

OCBC NISP Tepis Diskriminasi Upah

NISPJABARTODAY.COM – BANDUNG

Bank OCBC NISP membantah adanya diskriminasi antara staf dengan non-staf, bahkan mereka mengklaim telah memberikan upah sesuai dengan ketentuan yang berlaku bahkan lebih tinggi dari yang seharusnya. Hal itu disampaikan Head of Corporate Communication Division OCBC NISP, Tina Tjintawati, menanggapi unjuk rasa yang dilakukan para pekerja non staf.

“Kita memberikan THR (tunjangan hari raya) 2,5 kali gaji. Bahkan kita ngasih benefit tunjangan BBM, pas BBM naik,” ujar Tina, saat ditemui di Kantor OCBC NISP, Jalan Cibeunying, Senin (26/8) siang.

Saat disinggung adanya pembedaan dalam pemberian upah terhadap karyawan non staf dan staf, Tina menepis hal itu. Menurutnya, kenaikan gaji berdasarkan prestasi dan kinerja yang ditunjukkan karyawan bersangkutan. “Misal saya diberi target segini dan saya mampu, ya ada hitungan sendiri dari human capital (HRD). Ga bisa dong disama ratakan,” kilahnya.

Apakah untuk karyawan non staf, seperti supir, satpam, dan office boy memiliki penilaian, khususnya dalam upah juga bonus? Tina menyatakan hal itu ada. Meski tidak merinci detail, ia merunut yang menjadi poin penilaian untuk non staf. “Ya seperti kehadiran, kinerjanya gimana. Ga mungkin kan kalau mangkir dikasih reward? Tetap ada reward and punishment-nya. Kita ga membedakan,” tukas Tina.

Fakta menarik terungkap, bahwa supir, satpam maupun OB yang biasanya tenaga kontrak atau outsourcing di hampir semua perusahaan, tidak berlaku di NISP. Dikatakan Tina, seluruh pekerja memiliki peran masing-masing, walaupun mereka bukan staf. “Ada kok satpam yang gajinya hampir 5 juta rupiah. Apalagi yang kerja di sini rata-rata di atas 5 tahun,” paparnya.

Pihak OCBC NISP, tambah Tina, masih membuka jalur perundingan dengan para pekerja juga dengan Dinas Tenaga Kerja untuk mencari penyelesaian terbaik antara kedua belah pihak. Meski begitu, aksi yang dilakukan para pekerja tidak menganggu operasional bank asing tersebut. “Kita sudah menyiapkan BCP (bank control plan), jadi kita memindahkan operasional ke NISP-NISP terdekat,” tandasnya. (VIL)

Komentar

komentar