Home » Bandung Raya » Produk Berformalin Masih Marak di Bandung

Produk Berformalin Masih Marak di Bandung

daging sapiJABARTODAY.COM – BANDUNG

Tingginya harga sejumlah komoditas memicu perilaku curang sejumlah oknum pedagang di pasar tradisional. Hal tersebut terbukti dengan didapatinya sejumlah komoditas yang bercampur bahan berbahaya dan bisa merusak kesehatan, seperti boraks dan formalin.

Tak hanya itu, di salah satu pasar modern di Bandung juga kedapatan menjual produk pangan yang kadaluarsa dan mengalami rusak pada kemasannya. Semua itu, hasil Inspeksi Mendadak yang dilakukan Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Bandung di sejumlah pasar tradisional dan modern, seperti Pasar Ujung Berung, Pasar Sederhana, Pasar Kosambi, Toserba Borma, Superindo, Bandung Indah Plaza, Supermarket Yogya, Istana Plaza, dan Paris Van Java.

“Terhadap barang tersebut telah kami tegaskan untuk langsung dilakukan penarikan oleh para pedagang,” kata Kepala Diskoperindag Kota Bandung, Ema Sumarna, di Yogya Department Store, Jalan Sunda, Senin (8/7).

Ema menyebut, pihaknya menemukan sejumlah produk yang mengandung formalin, diantaranya mie pipih dan ikan cucut. Selain itu, ada juga produk cabai olahan kadaluarsa, dan kemasan makanan kaleng yang mengalami kerusakan.

“Meski begitu, kesalahan tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada pedagang, sebab ada kemungkinan hal tersebut merupakan kelalaian dari pihak produsen juga,” tandasnya. (VIL)

Komentar

komentar