Home » Ekonomi » BBM Naik, Honda Tidak Revisi Target Penjualan

BBM Naik, Honda Tidak Revisi Target Penjualan

IMG01468-20130426-1602JABARTODAY.COM – BANDUNG

Kenaikan bahan bakar minyak bersubsidi tidak akan berpengaruh terhadap penjualan produk Honda. Karena konsumen Honda nyaris seluruhnya menggunakan Pertamax. Hal itu diungkapkan Operational Manager Honda Bandung Center Eko Kunwisono.

“Ga ada pengaruh untuk penjualan mobil. Karena pengguna Honda 90 persen sudah memakai Pertamax,” ujar Eko dalam launching All New Honda Accord di Mozaik Cafe, Jumat (26/4).

Eko juga memastikan tidak ada revisi target penjualan Honda di Jawa Barat, pada khususnya, yang sebesar 10.583 unit. Pihaknya, kata Eko, sudah mensounding penggunaan Pertamax sejak 5 tahun lalu. “Proyeksi tahun ini, Jazz 2.196 unit, Brio 2.904 unit, Freed 2.440 unit, dan CRV 2.194 unit,” ungkapnya.

Angka proyeksi tahun ini, sambungnya, lebih tinggi 64% daripada realisasi tahun lalu, yang jumlahnya sekitar 6.444 unit. Tahun lalu, kontribusi terbesar disumbangkan Freed sebanyak 2.192 unit, diikuti Jazz 1.956 unit, kemudian CRV 1162 unit. “Berikutnya Brio 687 unit. Accord 77 unit, Civic 180 unit, dan City 190 unit,” tukasnya.

Berbicara produk terbarunya, All New Honda Accord, yang harga jualnya mulai Rp 504 juta, Eko berharap kehadirannya dapat membantu pencapaian proyeksi penjualan tahun ini. “Khusus All New Accord, kami memproyeksikan penjualan yang lebih tinggi daripada sebelumnya. Proyeksi kami, yaitu sebanyak 200 unit selama 2013,” katanya.

Dari Eko juga diketahui bahwa pengendara wanita yang menggunakan produk otomotif berlambang huruf ‘H’ itu tidak jauh berbeda dengan pengendara pria. Ada sekitar 60% wanita memakai Honda Jazz, bahkan Freed. “Kalau kata mereka (konsumen wanita), enak pakai Freed, soalnya luas, jadi bisa ramai-ramai,” ucapnya. (VIL)

Komentar

komentar