
(jabartoday.com/erwin adriansyah)
JABARTODAY.COM – BANDUNG — Kinerja bisnis sektor otomotif nasional pada empat bulan terakhir sempat mengalami pelemahan. Hal itu pun terjadi di Jabar-Banten.
“Pelemahan itu tidak hanya kami alami, tetapi, juga dirasakan brand lain,” tandas Junianto Naibaho, Operation Manager PT Honda Bandung Center (HBC), main dealer PT HPM Area Jabar-Banten, pada peluncuran All New Honda CRV di Trans, Studio Mal (TSM), Jalan Gatotsubroto Bandung.
Jun, sapaan akrabnya, mengemukakan, pelemahan itu terlihat pada angka penjualan. Periode Januari-Maret 2017, di Jabar, total penjualan mobil sebanyak 28.329 unit. Angka itu, ungkapnya, sedikit lebih rendah daripada periode sama 2016, yang angkanya 28.470 unit.
Menurutnya, pelemahan itu terjadi bukan tanpa penyebab. Jun menjelaskan, pihaknya menerima informasi, berdasarkan keterangan di lapangan, ada bebrrapa hal yang membuat kondisi itu terjadi. “Informasinya, pada 4 bulan terakhir, konsumen memutuskan menunda pembeliam mobil karena mengurusi pelaporan pajak dalam program tax amensty,” ucapnya.
Selain itu, lanjutnya, konsumen menginginkan produk 2017 tetapi chasis 2016. Artinya, terang Jun, konsumen ingin memperoleh mobil baru edisi 2017 yang berharga khusus atau mendapatkan diskon.
Akan tetapi, Jun menegaskan, memasuki periode triwulan ke-2, pasar mobil terlihat kembali normal. Karenanya, cetus Jun, pihaknya, yang tahun ini mencanangkan total penjualan 27 ribu unit di wilayah Jabar-Banten, optimistis kinerja bisnis kembali meningkat. (win)





