Puluhan Perbankan Terlikuidasi, Jabar Titik Terbanyak

jabartoday.com/net
jabartoday.com/net

JABARTODAY.COM – BANDUNG  Dalam industri perbankan, jika manajemen permodalan tinggi dan berakibat kebangkrutan, sebuah perbankan terpaksa mengalami likuidasi. Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menunjukkan, sejak 2005 sampai Agustus tahun ini, tercatat, puluhan perbankan terlikuidasi, yang terdiri atas perbankan umum atau konvensional dan bank perkreditan rakyat (BPR).

“Jumlahnya sebanyak 76 perbankan umum dan BPR. Lokasinya tersebar. Jabar terbanyak. Tentu saja, ada uang nasabah yang harus diganti. Total nilainya Rp 1,6 triliun,” ujar Sekretaris LPS Samsu Adi Nugroho.

Adi menjelaskan, terlikuidasinya 76 perbankan itu bukan tanpa sebab. Itu terjadi karena,  jelasnya, manajemen permodalan tinggi. Efeknya, operasional ke-76 perbankan itu terganggu.

Diutarakan,  berdasarkan undang-undang, LPS memiliki otoritas untuk mengatasi masalah perbankan yang bangkrut. Kewenangannya, jelasnya, memberi penjaminan seluruh dana nasabah perbankan yang terlikuidasi.

Memang, sahutnya, nilai penggantian dana nasabah akibat likuidasi ke-76 perbankan itu mencapai Rp 1,6 triliun. Akan tetapi, imbuh dia, pihaknya memberi penggantian sebesar Rp 1,04 triliun.

Adi meneruskan, ada dana nasabah yang tidak diganti. Itu terjadi, sahutnya, karena tidak adanya alat bukti, yaitu buku tabungan. Selain itu, serunya, pihaknya pun punya kajian dan analisa berkenaan dengan dugaan kecurangan dan upaya manipulasi nasabah.  (ADR)

Related posts