Puluhan Entitas Ini Dipantau Satgas Waspada Investigasi

Tongam L Tobing, Ketua Satgas Waspada Investigasi.
(jabartoday.com/net)
JABARTODAY.COM – BANDUNG — Bersikap hati-hati, jeli, dan waspada perlu diterapkan pihak mana pun, baik individu, maupun kelompok. Pasalnya, saat ini, banyak lembaga atau sejenisnya yang memanfaatkan kesempatan untuk meraup keuntungan walau aktivitasnya bertentangan dengan hukum.
“Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan mewaspadai penawaran produk atau kegiatan usaha 57 entitas yang dipantau dan diperiksa  Satgas Waspada Investasi secara langsung,” tandas Ketua Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi (Satgas Waspada Investasi), Tongam L Tobing, dalam keterangan resminya.
Tongam menjelaskan, ke-57 entitas itu tidak memiliki izin usaha penawaran produk dan penawaran investasi. Hal itu, jelasnya, berpotensi merugikan masyarakat. Tongam mengungkapkan, ke-57 entitas itu bergerak dalam beberapa bidang.
Antara lain, sebutnya, 33 bidang forex atau futures trading. Lalu, sambungnya, 9 entitas bidang cryptocurrency (mata uang digital). Kemudian, tambahnya, 8 entitas bidang multi level marketing, dan 7 entitas bidang lainnya. “Berdasarkan analisis dan peraturan, entitas-entitas itu harus menghentikan kegiatannya,” tegas Tongam.
Selain itu, imbuhnya, pihaknya meminta masyarakat agar tetap berhati-hati jika mendapat penawaran investasi entitas yang kegiatan usahanya dihentikan, tetapi masih beroperasi seperti PT Maestro Digital Telekomunikasi, PT Global Mitra Group, dan UN Swissindo. “Intinya, masyarakat harus selalu berhati-hati menggunakan dananya. Jangan tergiur iming-iming keuntungan tinggi tanpa melihat risikonya,” tutup dia.  (win)

Related posts