Home » Ekonomi » PT KAI Layani 600 Pemesanan Tiket/Menit

PT KAI Layani 600 Pemesanan Tiket/Menit

PT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Kereta Api Indonesia (Persero)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Meningkatkan pelayanan menjadi opsi utama yang dilakukan PT Kereta Api Indonesia. Salah satu upayanya, lembaga BUMN yang bergerak dalam bidang transportasi massal tersebut terus mengembangkan sistem elektronik, satu diantaranya, melayani pemesanan tiket secara online.
 
“Benar. Itu kami lakukan agar mempermudah masyarakat dalam memperoleh tiket. Selain itu, juga untuk meminimalisir praktik percaloan,” tukas Direktur Sumber Daya Manusia dan Teknologi Informasi PT KAI, M Kuncoro Wibowo, di Kantor Pusat PT KAI, Kamis (15/5/2014) dini hari.
 
Kuncoro mengemukakan, dalam sistem elektronik tersebut, masyarakat dapat melakukan pemesanan melalui akses internet. Akses itu, lanjut dia, dapat melalui perangkat komputer desktop, laptop, bahkan smartphone. “Jelas, ini dapat membuat masyarakat lebih mudah memperoleh tiket perjalanan KAI, terutama, pada momen Idul Fitri. Jadi, masyarakat tidak perlu mengantre,” urainya.
 
Dikatakan, dalam pengembangan sistem itu, pihaknya mampu menerima booking tiket yang banyak. Setiap menitnya, lanjut dia, pihaknya mampu melayani 600 pesanan.Kuncoro meyakinkan agar masyarakat tidak perlu panik ketika mendapat informasi bahwa tiket KA untuk satu tujuan, misalnya, habis terjual, pada tanggal tertentu. Pasalnya, jelas dia, ini adalah pemesanan bukan berarti ada pembelian borongan.
 
“Jika dalam waktu tiga jam, seseorang yang mem-booking tiket tidak melakukan pembayaran, secara otomatis, kami membatalkannya. Pembayaran dapat berlangsung pada gerai-gerai penjualan, seperti Alfamart atau melalui ATM. Jadi, masih terbuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh tiket,” jelas Kuncoro.
 
Kuncoro menyarankan masyarakat yang sudah mem-booking dan melunasinya, supaya segera menukarkannya mrnjadi tiket pada gerai-gerai dan agen penjualan yang terkoneksi dengan laman PT KAI, termasuk loket-loket penjualan pada stasiun-stasiun. 
 
Kuncoro mengemukakan, pengembangan sistem online ini mendapat respon positif. Rata-rata, ucap dia, dalam satu harinya, terjadi 1 juta hit pada website PT KAI. “Yang tertinggi, terjadi pada 27 April 2014, yaitu mencapai 10 juta hit,” ungkapnya. (ADR)