Perikanan Bisa Jadi Primadona Jabar

foto: WEB
foto: WEB

JABARTODAY.COM – BANDUNG
Sejauh ini, Jabar memiliki potensi perekonomian yang begitu luar biasa. Satu di antaranya, pada sektor kemaritiman. Sayangnya, sejauh ini, potensi kemaritiman dan perikanan tatar Pasundan belum tergarap dan termanfaatkan secara optimal.

“Sektor itu masih belum dilirik dunia usaha Jabar. Sejauh ini, para pelaku usaha Jabar lebih banyak menggarap sektor konstruksi, properti, perdagangan, dan industri. Karenanya, kemaritiman dan perikanan kami masukkan dalam agenda pembahasan Rapimprov (Rapat Pimpinan Provinsi Kadin Jabar, yang rencananya, berlangsung 11 Desember 2014 di Hotel Horison Bandung,” tandas Ketua Kadin Jabar, Agung Suryamal Soetisno, di Sekretariat Kadin Jabar, Komplek Surapati Core, Jalan PHH Mustopha Bandung, belum lama ini.

Agung menyatakan, pihaknya menjadikan sektor kemaritiman dan perikanan sebagai fokus dunia usaha di tatar Parahyangan. Soalnya, jelas dia, Jabar punya potensi besar pada sektor itu. Indikatornya, jelas dia, Jabar punya dua laut, yaitu utara dan selatan, yang potensi perikanan dan kemaritimannya luar biasa.

Selama ini, sesal Agung, perikanan Jabar dimanfaatkan pihak-pihak luar tatar Sunda dan nelayan asing. Akibatnya, jelas dia, potensi perikanan dan kemaritiman Jabar, yang perkiraannya mencapai triliunan rupiah, raib.

Pihaknya, tegas Agung, apabila memperhatikan potensi kemaritiman dan perikanan Jabar, pihaknya ingin provinsi penyangga ibu kota ini menjadi basis dan primadona perikanan nasional.

Agar sektor kemaritiman dan perikanan benar-benar menjadi primadona ekonomi Jabar dan nasional, Agung mencetuskan, pihaknya siap melakukan berbagai usaha. Di antaranya, ungkap dia, meningkatkan sistem teknologi dan infrastruktur. Tentunya, tambah dia, harus didukung skema permodalan melalui pola kerjasama dengan lembaga perbankan.

Agung mengutarakan, dalam hal itu, pihaknya melakukan berbagai pembicaraan berkaitan dengan kemaritiman dan perikanan berrsama beberapa lembaga perbankan. Antara lain, sebut dia, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk dan PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk atau bank bjb.  (ADR)

Related posts