Park Ranger Mungkin Ditambah Tahun Depan

Para Park Ranger yang akan bertugas mengurus taman-taman di Kota Bandung resmi diperkenalkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Minggu (18/5). Sebanyak 51 orang akan membersihkan dan menjaga taman di Bandung. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)
Para Park Ranger yang akan bertugas mengurus taman-taman di Kota Bandung resmi diperkenalkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Minggu (18/5). Sebanyak 51 orang akan membersihkan dan menjaga taman di Bandung. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Program Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang ingin memperbanyak ruang terbuka hijau dalam wujud taman telah dilakukan. Yang terbaru adalah Taman Film di bawah jembatan layang Pasupati serta Taman Persib di Jalan Supratman. Pemerintah Kota Bandung masih akan menambah serta merevitalisasi beberapa taman lagi untuk memenuhi tuntutan undang-undang, yaitu setiap kota harus memiliki RTH sebesar 30%.

Banyaknya taman membuat pengelolaan semakin berat, terutamanya dalam soal kebersihan. Namun begitu, Pemkot Bandung dalam hal ini Dinas Pemakaman dan Pertamanan, belum berencana menambah Park Ranger. “Tergantung biaya. Kalau untuk tahun ini anggarannya udah habis,” tukas Kepala Diskamtam Kota Bandung, Arief Prasetya, saat dihubungi, Jumat (17/10/2014).

Park Ranger adalah orang-orang yang bertugas mengurus taman-taman di Kota Bandung. Mereka bekerja selama enam hari, kecuali Jumat, dan menggunakan rompi serta topi koboi sebagai seragamnya. Arief mengatakan, penambahan Park Ranger akan dilakukan pada 2015. Saat ini, sambungnya, pihak Diskamtam telah mengajukan anggaran untuk penambahan tersebut ke Pemkot Bandung. “Jadi tiap bidang telah mengajukan, untuk RTH (ruang terbuka hijau) sebanyak 20 orang dan untuk taman sebanyak 20 orang,” papar Arief.

Total Park Ranger yang ada saat ini sebanyak 53 orang dan Arief menyebut, jumlah itu cukup untuk mengurus taman-taman yang ada di Kota Kembang. Saat disinggung berapa biaya yang dibutuhkan untuk pengadaan para pengurus taman tersebut, Arief mengaku tidak mengetahui secara detail. “Namun berdasarkan laporan tiap bidang, jumlah sekarang cukup untuk membiayai yang ada,” ucapnya. (VIL) 

Related posts