Luncurkan Logo Milad ke-27, UNISA Bandung Teguhkan Komitmen Hadirkan Perubahan

Unisa Bandung
Rektor Universitas ‘Aisyiyah Bandung, Prof. Dr. Sitti Syabariyah, S.Kp., M.S.Biomed. (Foto: Dok.Unisa Bandung)

JABARTODAY.COM, BANDUNG – – Universitas ‘Aisyiyah Bandung resmi meluncurkan logo Milad ke-27 dengan mengusung tema “Membangun Keadilan, Menghadirkan Perubahan” dalam kegiatan yang diselenggarakan di Kampus IV Universitas ‘Aisyiyah Bandung pada Selasa (23/06/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Barat beserta jajaran, Rektor Universitas ‘Aisyiyah Bandung, Badan Pembina Harian (BPH), serta seluruh sivitas akademika UNISA Bandung.

 

Peluncuran logo Milad ke-27 menjadi momentum penting bagi UNISA Bandung untuk merefleksikan perjalanan panjang institusi sekaligus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berdampak bagi masyarakat. Menginjak usia ke-27, UNISA Bandung terus meneguhkan perannya sebagai perguruan tinggi yang adaptif, unggul, dan berkemajuan.

 

Rektor Universitas ‘Aisyiyah Bandung, Prof. Dr. Sitti Syabariyah, S.Kp., M.S.Biomed., menyampaikan bahwa peluncuran logo Milad tahun ini bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi titik awal untuk memperkuat eksistensi dan kontribusi UNISA Bandung di tengah masyarakat.

 

Menurutnya, perjalanan UNISA Bandung hingga saat ini merupakan sebuah proses transformasi yang panjang, mulai dari Akademi Keperawatan hingga berkembang menjadi universitas pada tahun 2020. Transformasi tersebut menjadi modal penting bagi UNISA Bandung untuk terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas.

 

“Hari ini menjadi momentum penting untuk melakukan penguatan terhadap keberadaan UNISA Bandung. Perjalanan yang telah dilalui, mulai dari akademi hingga menjadi universitas, harus menjadi pijakan untuk terus melangkah lebih maju dan memberikan kontribusi tidak hanya bagi kepentingan internal, tetapi juga bagi masyarakat luas,” ujar Prof. Sitti, Selasa (23/06/2026).

 

Lebih lanjut, Prof. Sitti berharap peringatan Milad ke-27 mampu memberikan dampak nyata bagi sivitas akademika maupun masyarakat. Ia juga berpesan agar seluruh keluarga besar UNISA Bandung tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang telah diraih, melainkan terus berpikir jauh ke depan dalam mempersiapkan masa depan institusi.

 

“Jangan berbangga dengan kondisi yang ada saat ini. Kita harus mampu memandang jauh ke depan dan memikirkan legitimasi serta warisan apa yang akan kita berikan kepada universitas dan generasi penerus, sehingga UNISA Bandung dapat terus bertahan, berkembang, dan berprestasi di tingkat global,” tambahnya.

 

Sementara itu, Ketua PWA Jawa Barat, Dra. Hj. Ia Kurniati, M.Pd., menyampaikan bahwa Milad sejatinya merupakan estafet perjuangan yang harus terus dijaga dan dilanjutkan oleh seluruh sivitas akademika.

Ia menegaskan bahwa setiap perjalanan dan capaian yang diraih UNISA Bandung hari ini merupakan hasil dari perjuangan panjang. Oleh karena itu, semangat perjuangan tersebut perlu terus ditanamkan sebagai fondasi dalam mewujudkan UNISA Bandung yang semakin maju dan berdaya saing.

 

“Milad sejatinya adalah estafet perjuangan. Semangat inilah yang harus terus ditanamkan, bagaimana kita melanjutkan perjuangan untuk mewujudkan nama besar UNISA Bandung di masa yang akan datang,” ungkapnya.

 

Melalui tema “Membangun Keadilan, Menghadirkan Perubahan”, Milad ke-27 UNISA Bandung diharapkan tidak hanya menjadi ajang refleksi atas perjalanan institusi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan perubahan yang berkeadilan, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat, bangsa, serta kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia. [ ]

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *