Tuesday , 18 February 2020
Home » Ekonomi » Lodaya Anjlok, Ini yang Langsung  Dilakukan PT KAI

Lodaya Anjlok, Ini yang Langsung  Dilakukan PT KAI

Kepala Humas PT KAI (Persero) Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung, Joni Martinus.
(jabartoday.com/erwin adriansyah)
JABARTODAY.COM – BANDUNG — Sepertinya, rute perjalanan kereta jalur selatan mengalami gangguan. Pasalnya, pada Kamis (22/3), sekitar pukul 14.12, Kereta Wisata bernomor KA 79 Solo Balapan-Bandung mengalami anjlok.
“Penyebabnya masih kami teliti. Lokasinya Kilo Meter 226+8/6 petak jalan antara Stasiun Bumi Waluya dan Warung Bandrek,” tandas Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Daerah Operasional (Daop) 2 Bandung, Joni Martinus, Kamis (22/3).
Dijelaskan, rangkaian kereta yang anjlok itu adalah gerbong ke-3 bernomor K2  06514 . Informasinya, lanjut Joni, 2 as kereta yang terdiri atas 9 gerbong  tersebut anjlok. Joni mengakui bahwa sampai pukul 15.45, kejadian itu membuat sejumlah perjalanan tertahan.
Diungkapkan, ada pun kereta yang tertahan yakni Kutojaya  Selatan (Kiaracondong-Kutoarjo). Kereta itu, lanjutnya, tertahan di Stasiun Cipeundeuy. Lalu, sambungnya, Serayu (Pasar Senen-Kiaracondong-Purwokerto), yang tertahan di Stasiun Cibatu Garut.
Menyikapi kondisi itu, Joni menegaskan, pihaknya segera bergerak cepat guna menormalisasikan jalur selatan. “Kami mengirim crane ke lokasi kejadian untuk evakuasi kereta yang anjlok,” tuturnya.
 
 
Upaya lainnya, tambah Joni, pihaknya mengalihkan penumpang kereta itu pada bus, yang tersedia sebanyak 6 unit. Sedangkan untuk kereta yang tertahan, seru Joni, pihaknya melakukan Service Recovery. Bentuknya, tukasnya, berupa makanan ringan. “Kami perkirakan, jalur kembali normal pukul 18.00,” pungkas Joni. (win)