Korban Cipali Terima Santunan

foto: erwin adriansyah
foto: erwin adriansyah

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Belum genap satu bulan beroperasi, ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali), sepertinya, kini menyandang sebutan jalur tengkorak. Bagaimana tidak, sejak pertama kali beroperasi, terjadi sejumlah kecelakaan yang menyebabkan belasan korban jiwa dan beberapa korban luka lainnya.

Yang terkini, sebuah minibus yang melaju kencang dari arah barat menuju timur dan mengangkut 11 orang menghantam truk yang terparkir di kilometer 178-800 Senin (6/7) petang pukul 15.30. Dalam kecelakaan itu, 7 orang tewas dan 4 orang lainnya luka-luka. Ke-7 orang korban tewas, 5 di antaranya asal Cirebon, dan 2 lainnya asal Brebes, Jateng.

Berdasarkan regulasi dan peraturan perundang-undangan, PT Jasa Raharja (Persero) langsung menunaikan tugasnya. Sesuai peraturan, santunan bagi ahli waris korban tewas yaitu senilai Rp 25 juta. Sedangkan santunan bagi korban luka-luka, ucapnya, bernilai maksimal Rp 10 juta.

“Kami langsung memberi santunan kepada ahli waris 7 orang korban tewas. Penyalurannya kami lakukan secara serentak melalui kantor wilayah Cirebon,” tandas Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jabar, Edy Supriadi, di tempat kerjanya, Jalan Soekarnohatta Bandung, Selasa (7/7).

Edy mengimbau masyarakat yang hendak mudik menggunakan ruas Tol Cipali supaya lebih waspada dan hati-hati. “Saran kami, taati peraturan. Jangan memacu kendaraan melebihi batas maksimal kecepatan, yaitu 80 kilometer per jam. Ini semua demi kebaikan kita semua,” tutup Edy. (ADR)

Related posts