
JABARTODAY.COM – JAKARTA — Catatan impresif ditorehkan PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk alias bank bjb. Terbukti, perbankan yang pada triwulan I 2017 meraup laba Rp 446 miliar itu memiliki kondisi finansial yang sehat dan kuat.
“Di Indonesia, perbankan mencapai Tingkat Kesehatan Perbankan (TKB) 2. Artinya, kondisi keuangan sehat. Kami berada pada TKB 2. ini membuat kami leluasa melakukan ekspansi bisnis,” tandas Direktur Utama bank bjb, Ahmad Irfan, pada Analyst Meeting Q-1 2017 di Ritz Charlton SCBD Pasific Place, Jalan Sudirman Jakarta, Kamis (27/4).
Dikatakan, pihaknya memiliki sejumlah rancangan ekspansi bisnis. Di antaramya, ungkap Ahmad Irfan, melakukan akuisisi beberapa perusahan jasa keuangan. “Berada pada TKB 2 memungkinkan kami untuk melakukan akuisisi untuk pengembangan bisnis,” tuturnya.
Menurutnya, rencana akuisisi itu tentunya yang berkaitan dengan lini bisnis bank bjb. Wacananya, ungkap dia, pihaknya mengakuisisi perusahaan asuransi dan sekuritas. Bahkan, sahut dia, sangat mungkin, jajarannya mengakuisisi multi finance. “Kami masih membahas dan mengkaji rencana akuisisi itu. Harapannya, terealisasi dalam waktu dekat,” tutupnya. (win)





