Kembangkan Syariah, BI Susun Cetak Biru

Bank IndonesiaJABARTODAY.COM – BANDUNG — Sejauh ini, sistem ekonomi syariah digunakan negara-negara maju. Karenanya, perkembangan ekonomi ayariah tergolong pesat. Namun, di Indonesia, perkembangan sistem syariah tergolong lambat.

Melihat kondisi itu, Bank Indonesia (BI) melakukan sejumlah langkah untuk mendorong perkembangan ekonomi syariah di tanah air. “Kami menyusun sebuah perancangan, berupa blue print (cetak biru). perekonomian syariah di Indonesia. Hingga kini.masih banyak masyarakat yang belum paham sistem itu. Padahal, mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim,” tandas Asisten Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syarian BI, Jardine A Husman kepada waartawan di Kantor Perwakilan BI Regional Jabar, Jalan. Braga, Bandung.

Jardine mengemukakan, penyusunan cetak biru ekonomi syariah ini adalah sebuah strategi dan persiapan pembentukan sistem syariah di Indonesia pada seluruh sektor. Diutarakan, penyusunan cetak biru itu pada 2015. Harapannya, cetus dia, tahun depan, seluruh sektor bernilai syariah.

Dalam cetak biru ini, ungkapnya, terdapat tiga hal. Pertama, terangnya, 2015-2018 menjadi periode pemerkuatan fondasi dan pengembangan syariah. Tahap ini, katanya, pihaknya melakukan sosialisasi. Kedua, sambungnya, 2019-2021, menjadi periode pemerkuatan program. “Ketiga, pada 2020-2024, yang menjadi momentum pengaplikasian syariah secara nasional,” tambahnya. (ADR)

Related posts