
JABARTODAY.COM – BANDUNG — Dalam era globalisasi, pemahaman dan penguasaan teknologi informasi (TI) menjadi unsur penting. Pasalnya, hal itu selain dapat meningkatkan daya saing, juga mendongkrak pertumbuhan ekonomi.
Karenanya, sebagai lembaga BUMN bidang pertelekomunikasian, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) Tbk (Persero) melakukan berbagai langkah. Di antaranya, mendorong generasi muda berinovasi. Caramya, melalui penciptaan produk digital yang ber-multi player effect bagi masyarakat.
“Salah satu caranya, kami menggelar kompetisi Socio Digi Leaders (SDL) 2017, yang bertema Indonesia Butuh Kita,” tandas Direktur Human Capital Management PT Telkom Tbk (Persero), Herdy Herman, belum lama ini.
Herdy meneruskan, ajang ini berupa tantangan bagi para generasi muda untuk berkreasi dan melahirkan ide-ide kreatif. Ajang ini pun, ucapnya, menjadi wadah para generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sehingga bermanfaat positif bagi masyarakat.
Bentuknya, lanjut Herdy, berupa konsep, baik bisnis, produk, manajemen, sosial, pendidikan, maupun teknologi. “Konsep-konsep dapat terkemas dalam bentuk digital atau non-digital,” sambung Herdy.
Herdy mengemukakan, pentas SDL ini mendapat animo besar. Itu terlihat, tuturnya, pada pendaftar, yang bukan hanya asal Indonesia, melainkan juga seluruh dunia. Secara total, beber Herdy, 12 tim asal 12 negara mengikuti ajang ini. “Harapannya, SDL, generasi Indonesia terpicu menciptakan produk inovatif yang berdampak sosial dan ekonomi bagi lingkungannya,” pungkas Herdy. (win)





