Jasa Marga Tambah Reader GTO

JASA MARGAJABARTODAY.COM – BANDUNG
Untuk memudahkan dan mempercepat pembayaran tarif tol, PT Jasa Marga melakukan berbagai upaya. Di antaranya, menjalin kerjasama dengan PT Bank Mandiri Tbk (Persero) dan Trans Lingkar Kita Jaya (TLKJ). Kerjasama. Bentuknya, pengoperasian pembayaran elektronik ruas tol sistem tertutup pada ruas tol Purwakarta-Bandung-Cileunyi (Purbaleunyi) dan Cikampek, Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi), serta Cinere Jagorawi.

Namun, agar sistem pembayaran elektronik lebih optimal, butuh ketersediaans sarana penunjangnya. Di antaranya, mesin reader GTO. Sejauh ini, ketersediaan reader mesin GTO yang masih terbatas. Direktur Operasi Jasa Marga, Hasanudin, mengutarakan, hingga kini, sebanyak 18 ruas tol terimplementasi oleh sistem elektronik. Jumlah gardunya, seru dia, mencapai 933 unit. “Proyeksi kami, akhir tahun ini, kami menambah reader GTO hingga 30 persen total gardu. Dua tahun berikutnya (2016), kami tambah lagi menjadi 50 persen,” cetus dia belum lama ini.

Hasanudin berpendapat, melalui pembayaran elektronik dapat tercipta efisiensi waktu pembayaran. Pembayaran elektronik sistem tapping, tuturnya, pengguna tol hanya memerluka waktu waktu 2-3 detik. Sementara apabila pembayaran secara manual, tukasnya, butuh waktu rata-rata sekitar 4,5 detik.

Bersama PT Bank Mandiri Tbk, yang kerjasamanya berlangsung hingga 2018, Hasanudin menegaskan, pihaknya berkeinginan kuat untuk terus mengefisiensikan waktu pembayaran. Proyeksinya, cetus dia, waktu pembayaran mencapai 0,5-1 detik.

Berbicara tentang jumlah transaksi pembayaran tol, Hasanudin mengungkapkan, setiap harinya, berlangsung jutaan transaksi. Rata-rata, sebut dia, mencapai 3,2 juta transaksi. Akan tetapi, kata dia, waktu pembayaran masih belum efisien. Hal itu membuat, katanya, jumlah antrean kendaraan sebanyak 2,4 juta unit per hari. (ADR)

Related posts