Garap APMS, Len Targetkan Tuntas 2018

PT Len Industri (Persero) menargetkan proyek APMS bandara Soekarnohatta, yqng kini dalam pengerjaan, tuntas 2018.
(jabartoday.com/ISTIMEWA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Publik Jabar, utamanya, Bandung, patut bangga karena menjadi titik lokasi berdirinya dan berkantornya sejumlah industri strategis nasional. Satu di antaranya, PT, Len Industri (Persero).

Pasalnya, sejauh ini, PT Len Industri (Persero) mampu memproduksi sejumlah produk berteknologi tinggi. Karenanya, tidak heran, lembaga BUMN yang berkantor pusat di Jalan Soekarnohatta Bandung itu mendapat kepercayaan sejumlah negara untuk menggarap berbagai proyek berbasis teknologi.

Yang terkini, karena tampil sebagai satu-satunya industri yang memenuhi persyaratan pelelangan proyek Automated People Mover System (APMS) Bandar Udara (Bandara) Intermasional Soekarnohatta Tangerang, PT Len Industri (Persero) mendapat kepercayaan PT Angkasa Pura (AP) I menggarap proyek APMS, yang merupakan satu-satunya sistem transportasi perkeretaapian di Indonesia ber-Platform Screen Door (PSD) sebagai mekanisme pengamanan penumpang.

“Pemasangan struktur PSD sebanyak 40 unit. Peruntukannya bagi 5 stasiun,” tandas Manajer Komunikasi Korporasi PT Len Industri (Persero), Donny Gunawan, dalam keterangan resminya belum lama ini.

Donny mengemukakan, pihaknya menargetkan APMS Bandara Intermasional Soekarnohatta Tangerang sepanjang 2,98 kilometer itu, secara keseluruhan, beroperasi 2018. Tahap I, ujarnya, proyeksinya tuntas Agustus tahun ini. Tahap II, lanjutnya, rampung November 2017.

Soal nilai proyek, Donny membeberkan, penandatangan kontrak proyek APMS ini bernilai Rp 531 milyar. Delivery time-nya, lanjut dia, yaitu 345 hari pasca penandatanganan.

Pengerjaannya, tutur Donny, berskema konsorsium dengan Woojin, korporasi Negeri Ginseng Korea Selatan. “Fokus kami, mengerjakan CBTC Driverless atau sistem komunikasi tanpa awak, telekomunikasi, dan power sub-station (kelistrikan),” tutupnya. (win)

 

Related posts