Friday , 13 December 2019
Home » Headline » Emil-Uu Unggul di Riset SMRC, Apa Kata Relawan Asyik?

Emil-Uu Unggul di Riset SMRC, Apa Kata Relawan Asyik?

Sudrajat-Syaikhu bersama Ustadz Arifin Ilham. (istimewa)

JABARTODAY.COM-BANDUNG. Saiful Mujani Riset and Consulting (SMRC), Kamis 15 Maret 2018 ini merilis hasil survei tentang Pemilihan Gubernur Jawa Barat. Hasilnya, pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruhzanul Ulum dinobatkan sebagai pasangan yang paling banyak dipilih oleh 801 responden.

SMRC merilis pasangan Ridwan-Uu memperoleh suara 43,7 persen. Disusul Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi sebanyak 30,7 persen. Pasangan Sudrajat-Syaikhu hanya dirilis meraih 4,6 persen, sementara pasangan TBH-Anton menempati posisi paling buncit dengan angka 2,7 persen.

“Saya menghormati hasil survei SMRC sebagai karya intelektual, meski sulit bila harus memdalami latar belakang siapa responden mereka,”  ujar relawan pasangan Sudrajat-Syaikhu (Asyik), Tb Ardi Januar dalam rilisnya yang dikirim kepada Jabartoday.com, Kamis (15/3/2018) petang.

Ia juga menghormati bila SMRC menjadi konsultan pasangan Ridwan-Uu. Pasalnya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebagai salah satu partai pengusung Ridwan-Uu diketuai oleh Grace Natalie yang juga pernah menjabat CEO SMRC.

“Relawan ASYIK biasa saja menyikapi hasil survei ini. Tidak ada kekhawatiran dan kegelisahan sedikit pun meski dalam paparan survei SMRC pasangan nomor urut tiga ini dinyatakan masih tertinggal jauh. Kami tetap semangat membangun basis kekuatan dengan rasa optimistis dan riang gembira,” ujar mantan jurnalis ini.

Tb Ardi Januar  mengungkapkan hasil riset dan analisa  SMRC kerap meleset. Dalam Pilgub DKI Jakarta beberapa waktu lalu, kata dia, SMRC kerap memprediksi Ahok akan keluar sebagai pemenang, bahkan suara Anies-Sandi berada di posisi paling buncit.

“Namun faktanya, Ahok-Djarot kalah dan Anies-Sandi menjadi pemenang,” tegas Tb Ardi Januar.

Relawan Sudrajat-Syaikhu dari berbagai unsur, dikatakan Tb, akan tetap berkonsentrasi untuk memenangkan pasangan ini. Sebab, pihaknya meyakini pasangan ASYIK adalah figur yang tepat untuk meneruskan pembangunan di Jawa Barat. Keduanya dinilai tidak hanya cerdas, tetapi juga bersih dan tak punya cacat korupsi. Mereka adalah abdi negara yang baik dan profesional.

“Sudrajat militer, Syaikhu sipil. Sudrajat nasionalis, Syaikhu religius. Sudrajat lulusan Harvard, Syaikhu lulusan STAN. Sudrajat mewakili unsur Pasundan, Syaikhu mewakili Pantura dan Megapolitan. Sudrajat mantan diplomat, Syaikhu mantan birokrat. Sudrajat peraih penghargaan Bintang Kartika Eka Paksi Pratama dan Syaikhu penghafal Alquran. Keduanya pasangan berkualitas yang saling melengkapi,” tuturnya.

Ia menambahkan, di sejumlah polling yang pernah diadakan beberapa lembaga, beberapa media massa dan beberapa akun lainnya, pasangan ASYIK kerap menjadi calon yang paling banyak dipilih netizen.

“Artinya, pasangan ini memiliki pendukung setia dan kans untuk memimpin Jawa Barat sangat terbuka lebar. Kami siap mengantarkan pasangan ASYIK ke Gedung Sate,” ujarnya optimis. (ruz)