Dongkrak Daya Saing UMKM, Telkom Bangun Kampung Digital

Jabartoday.com/erwin adriansyah
Jabartoday.com/erwin adriansyah
JABARTODAY.COM – BANDUNG — Memasuki era ASEAN Economic Community pada 2016, tibgkat persaingan makin ketat, tidak hanya produk, dan tenaga kerja, tetapi juga sektor usaha mikro, kecil, menengah (UMKM).

Melihat kondisi itu, guna meningkatkan daya saing UMKM, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) melakukan berbagai upaya. Di antaranya, membangun Kampun Digital.

Executive Vice President PT Telkom Regional Jabar, Suparwiyanto, mengemukakan, kehadiran Kampung Digital dapat membantu kinerja bisnis para pelaku UMKM. “Melalui sistem digital dan pemanfaatan teknologi informasi, para pelaku UMKM bisa mengembangkan pangsa pasar lebih luas. Ini tentunya berefek positif bagi ekonomi nasional, khususnya UMKM,” tandas Parwi, sapaan akrabnya, Kamis (19/11).

Menurutnya, sejauh ini, masih banyak kampung tradisional yang belum melek TI. Padahal, ucapnya, TI dapat berefek positif karena berperan sebagai sarana penunjang berbagai aktivitas.

Dikatakan, secara nasional, PT Telkom menargetkan pembangunan 58 Kampun Digital sebanyak per wilayah. Hingga kini, terbentuk 28 Kampung Digital.

Di wilayahnya, sudah terbangun 2 Kampung Digital, yaitu Sentra Kaos Suci Bandung dan Batik Trusmi Cirebon. Target tajun ini, sahutnya, terbangun 5 Kampung Digital.

Proyeksinya, ungkap Pari, pihaknya segera metealisasikan 3 Kampung Digital lainnya akhir 2015. Ke-3 Kpung Digital tersebut yaitu Padepokan Bah Coet Sukabumi, Kampung Rajapolah Tasikmalaya, dan Kampung Keramik Plered.

Tahun depan, cetusnya, bidik kampung nekayan. Di Jabar Pangandaran dan Karangaong Indramayu. “Sektor maritim memang punya potensi untuk jadi Kampung Digital. Kami masih mempertimbangkan sektor-sektor lain yang punya potensi menjadi Kampung Digital,” tutup Parwi. (ADR)

Related posts