Dewan Minta Disyanjak Bekerja Keras

Salah satu reklame yang disegel karena tak miliki izin. (Istimewa)
Salah satu reklame yang disegel karena tak miliki izin. (Istimewa)

JABARTODAY.COM – BANDUNG DPRD Kota Bandung meminta Dinas Pelayanan Pajak untuk bekerja keras mencapai target pendapatan asli daerah (PAD), yang sumbernya dari Pajak Daerah pada tahun 2016, sebesar Rp 2,1 triliun. Namun begitu, legislator menilai target itu sulit tercapai. “Paling tinggi, Disyanjak  hanya akan bisa mencapai  95 persen,” ujar Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung Sofyanuddin Syarif, di gedung parlemen, Rabu (5/10).

Adapun menyangkut PAD dari sektor pajak lainnya, Sofyanudin meminta Disyanjak lakukan evaluasi. Kasus yang terjadi pada Rumah Makan Ampera, mesti jadi pelajaran. “Pajak Restoran itu titipan. Sepuluh persen nilai transaksi harus disetorkan pada negara,” sahut Sofyan.

Karena itu, supaya terhindar dari distorsi pajak, sambung Sofyan, sudah saatnya wajib pajak (WP) lakukan pembayaran via daring. Hal itu demi mencegah kebocoran pajak. “Dengan sistem daring kebocoran pajak bisa dieliminir hingga 50 persen,” tegasnya. (vil)

Related posts