Buktikan Omongan, Fraksi Demokrat Tak Hadiri Paripurna

Suasana rapat paripurna DPRD Kota Bandung tentang Raperda Perangkat Daerah, Selasa (11/10). (jabartoday/avila dwiputra)
Suasana rapat paripurna DPRD Kota Bandung tentang Raperda Perangkat Daerah, Selasa (11/10). (jabartoday/avila dwiputra)

JABARTODAY.COM – BANDUNG Fraksi Partai Demokrat membuktikan omongannya dengan tidak menghadiri rapat paripurna yang membahas persetujuan DPRD Kota Bandung terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah yang diselenggarakan, Selasa (11/10) malam.

Pada sidang yang diselenggarakan mulai pukul 19.30 tersebut, enam anggota Fraksi Partai Demokrat, termasuk sang ketua, Erwan Setiawan, tidak tampak hadir di ruangan. Berdasarkan daftar absen yang ada, kolom tanda tangan yang berisi nama-nama anggota Fraksi Partai Demokrat juga kosong.

Meski begitu, rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Bandung Isa Subagja dan dihadiri Wali Kota Ridwan Kamil tetap dimulai dengan paparan laporan dari Panitia Khusus IX terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

Ketidakhadiran ini menunjukkan kekonsistenan anggota fraksi partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono tersebut. Sebelumnya, Erwan Setiawan melarang seluruh anggota Fraksi Demokrat mengikuti rapat paripurna, karena digesernya jadwal mengikuti agenda Wali Kota Ridwan Kamil yang memenuhi undangan di Bali.

Dirinya menilai, sikap Wali Kota yang lebih mementingkan keluar kota dibanding mendahulukan sidang paripurna dinilai kurang etis. “Rapat paripurna telah dijadwalkan jauh hari. Daerah lain sudah ketuk palu, kita mundur terus. Saya jadi pesimistis anggaran Kota Bandung bisa cepat selesai,” ucap Erwan, di gedung parlemen, Senin (10/10).

Terhadap kejadian ini, Erwan meminta keseriusan Pemerintah Kota Bandung, agar agenda dewan tidak dianggap sepele. Sebab, pengesahan Raperda SOTK jauh lebih penting dibanding menghadiri undangan yang dapat diwakilkan. “Jangan seremonial saja. Kemarin Light Festival bisa hadir, tetapi sekarang sudah pergi lagi ke Bali,” kata Erwan, dengan nada gusar.

Di tempat sama, Ketua Komisi C Entang Suryaman siap menjalankan perintah fraksinya. Apalagi, fraksi mempunyai hak politik dan prinsip tersendiri sebagai kepanjangan tangan partai. “Sebagai anggota fraksi, saya harus mengikuti dan menjalankan perintah,” tegas Entang. (vil)

Related posts