30 Persen Kaus Kaki Masih Impor

(jabartoday.com/net)

JABARTODAY.COM – BANDUNG — Ternyata, hingga kini, sejumlah komoditi masih bergantung pada produk impor. Itu karena produk domestik belum dapat memenuhi kebutuhan. Hal itu pun terjadi pada produk kaus kaki.

“Tingkat kebutuhan kaus kaki nasional, khususnya Jabar, tergolong cukup tinggi. Memang, selama ini, kebutuhannya terpenuhi. Tapi, pemenuhannya belum 100 persen oleh produk lokal,” tandas Chief Executive Officer (CEO) PT Soka Cipta Niaga, Aman Suparman.

Menurutnya, agar kebutuhan itu terpenuhi, lanjutnya, impor menjadi opsi. Sejauh ini, Aman menjelaskan, produk lokal baru memenuhi 70 persen kebutuhan kaus kaki. Sedangkan 30 persennya, tambah Aman, merupakan pasokan impor.

Ini menunjukkan, sambung Aman, peluang pasar kaus kaki bagi industri domestik terbuka lebar. Itu karena, teramgmya, pangsa pasarnya beragam, mulai anak-anak, remaja, hingga dewasa. Umumnya, sahut Aman, pembelian kaus kaki berlangsung setiap 3 bulan. Sayangnya, sesal Aman, penggarapan pasar belum maksimal.

“Padahal, peluang pasar terbuka. Bahkan, saat ini, kaus kaki bukan hanya menjadi kebutuhan, melainkan sudah menjadi gaya hidup. Situasi ini, idealnya, termanfaatkan oleh pelaku lokal secara maksimal,” seru Aman. (win)

Related posts