Home » Regional » Endriartono Puji Sikap Danjen Kopassus

Endriartono Puji Sikap Danjen Kopassus

EndriartonoJABARTODAY.COM – BANDUNG

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Endriartono Sutarto memuji cepatnya pengungkapan kasus oleh tim investigasi Angkatan Darat terkait penembakan empat narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas. II-B Cebongan, Sleman, DIY. Hanya saja, dikatakan Tanto, proses pengadilan para pelaku harus disidangkan secara terbuka kepada khalayak banyak.

“Walau undang-undang kita belum memenuhi tuntutan masyarakat agar kasus itu diadili di pengadilan umum. Jadi tidak masalah diadili di pengadilan militer, hanya saja harus transparan, terbuka, kepada masyarakat dan media, agar masyarakat bisa melihat proses hukum ini adil,” ujarnya usai Silaturahmi Akbar di Gedung Indonesia Menggugat, Sabtu (6/4).

Saat diminta pendapatnya soal Komandan Jenderal Korps Pasukan Khusus Mayor Jenderal Agus Sutomo yang siap mundur untuk mempertanggungjawabkan perbuatan anak buahnya, Tanto menyatakan, itulah sikap seorang pemimpin.

“Baik atau buruknya anak buah itu tanggung jawab pemimpin, Danjen Kopassus telah melakukan dengan baik dan menerima apa yang dilakukan anak buahnya,” ucapnya.

Disinggung soal permutasian Pangdam IV/Diponegoro menjadi staf ahli Kepala Staf Angkatan Darat, Tanto menyebutkan, seharusnya ia mundur sejak peristiwa tersebut merebak luas. Bukan tanpa alasan Tanto berkata itu, karena Pangdam langsung mengklaim tidak ada anggota TNI yang terlibat dalam penembakan keji itu.

“Saya tidak tahu apa awalnya dia menutupi atau belum punya data? Satu-satunya yang kita pegang adalah dia menjamin bahwa tidak ada anggota yang terlibat, harusnya dia mengatakan hingga saat ini belum ada indikasi, kalau ada prajurit yang terlibat proses hukum harus ditegakkan,” terangnya.

Tanto kembali menegaskan bahwa seorang pemimpin itu harus siap mundur bila anak buahnya melakukan kesalahan. (VIL)

Komentar

komentar