Home » Peristiwa » Layaknya Film Laga, Pian Peragakan Aksinya

Layaknya Film Laga, Pian Peragakan Aksinya

IMG00452-20131029-0919JABARTODAY.COM – BANDUNG

Layaknya film laga, Pian Sopian (33), tersangka aksi perampokan rumah mewah di Jalan Terusan Arcamanik Endah No 11/125, RT 01/02, Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik, memeragakan aksinya kepada penyidik kepolisian dalam rekonstruksi, Selasa (29/10).

Bagaimana tidak, sejak rekonstruksi yang secara keseluruhan berjumlah 35 adegan tersebut, tersangka memeragakan hal yang tidak terpikirkan oleh wartawan, bahkan polisi.

Berdasarkan pantauan, dalam adegan ke-3 atau saat tersangka masuk ke dalam rumah, tersangka memanjat tembok setinggi 4 meter yang berada di belakang rumah tanpa menggunakan alat bantu sebelum beristirahat sejenak di dalam kamar pembantu yang berada di belakang rumah.

Hal mencengangkan kembali diperagakan tersangka saat adegan ke-9 hingga 12, Pian yang hendak masuk ke dalam ruangan utama rumah, menggunakan alat yang dirakit secara spontan dari barang yang ditemukan di dalam rumah.

Pian merakit pipa sepanjang 2,5 meter yang digabungkan dengan besi kecil yang dibentuk seperti kail pancing kemudian memasukkan alat tersebut melalui ventilasi udara dan mengambil kunci yang menggantung di pintu.

Selanjutnya untuk membuka slot kunci, tersangka membongkar alat dan mengambil besi. Dengan bantuan obeng untuk mencongkel, tersangka membuka slot kunci disela pintu menggunakan besi dengan cara dikaitkan kemudian ditarik.

Saat adegan pembunuhan sendiri, dilakukan saat tersangka hendak melarikan diri melalui pintu depan, Pian kepergok Sri Erna, sang korban, yang berada di dalam kamar lalu memukul  menggunakan balok.

Dalam keadaan sekarat, kemudian Sri Erna digusur ke dalam kamar mandi kemudian tangan diikat dan mulut ditutup menggunakan lakban lalu pelaku kabur menggunakan motor yang berada dalam rumah korban.

Kepala Kepolisian Sektor Arcamanik Komisaris I Ketut Adi Purnama mengatakan, rekonstruksi ini berlangsung sebanyak 35 adegan. “Ini sudah berjalan sesuai dengan bap (Berita Acara Perkara),” ujarnya saat ditemui di lokasi.

Lebih lanjut, Adi menuturkan, aksi pencurian memang sudah direncanakan oleh tersangka namun untuk pembunuhan dilakukan secara spontan. “Karena tersangka terpergok oleh korban, sehingga melakukan aksi yang menyebabkan korban terbunuh,” ungkapnya.

Rekonstruksi yang digelar sejak pukul 09.00 hingga 11.00 didatangi ratusan warga. Pelaku sendiri sempat dicemooh oleh warga saat hendak melakukan reka adegan.

Seperti diketahui, Pian ditangkap oleh pihak kepolisian karena melakukan perampokan di rumah mewah yang menyebabkan Sri Erna tewas pada Selasa (1/10) lalu. (VIL)

Komentar

komentar