Home » Lifestyle » TOYOTA LAND CRUISER INDONESIA Jaring Persaudaraan Melalui Milis

TOYOTA LAND CRUISER INDONESIA Jaring Persaudaraan Melalui Milis

land cruiserJABARTODAY.COM – BANDUNG
Raungan mesin bertenaga besar terdengar. Puluhan kendaraan four wheel drive, mulai tipe standar dan produk dekade 1960-an sampai full asseroris terlihat memasuki pelataran Green Forest, Jalan Sersan Bajuri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (23/11).
         
Ya, kendaraan segala medan itu datang dari beberapa provinsi, seperti Lampung, Pekanbaru, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI, dan lainnya. Kedatangan kendaraan-kendaraan itu merupakan bagian acara Pengukuhan Toyota Land Cruiser Indonesia (TLCI) Chapter Bandung. “Kami berdiri sejak 2013,” ujar Bayu Hendarto, tokoh pendiri TLC.
         
Pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua I TLCI itu meneruskan, awal terbentuknya komunitas ini yaitu berdasarkan obrolan para penggemar jip, khususnya, Land Cruiser. Lalu, berlanjut pada kumpul-kumpul. “Akhirnya, tercetus ide untuk membentuk komunitas. Ya, akhirnya, terbentuklah,” kata Bayu.
         
Sejak pertama kali berdiri sampai saat ini, ungkap Bayu, komunitas, yang tidak mengenal iuran, ini kerap melakukan berbagai aktivitas rutin. Misalnya, berpetualang off road. “Itu kami lakukan setiap bulan. Lokasinya di kawasan Jabar Selatan, tepatnya, sekitar Cianjur. Tapi, medan yang kami lalui tidak ekstrim. Soalnya, tidak sedikit anggota kami yang mobilnya standar. Selain itu, tujuan off road itu bukan untuk prestasi, melainkan ajang kumpul-kumpul,” paparnya.
         
Agenda yang cukup rutin lainnya, ucap dia, yaitu melakukan bakti sosial. Bentuknya, kata Bayu, beragam. Seperti, memberikan bantuan bagi para korban bencana alam. Atau, memberikan donasi kepada masyarakat yang kurang mampu.
         
Wakil Ketua Umum Toyota Land Cruiser Club Indonesia Taufik E Yudanto, menambahkan, TLCI tidak bersifat eksklusif. Artinya, terang Taufik, pihaknya membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjadi anggota, meski tidak memiliki Toyota Land Cruiser. “Syaratnya sangat mudah. Mereka yang ingin bergabung cukup menjadi penggemar atau pemerhati jip. Kami terbuka kok bagi mereka yang ingin, meskipun misalnya, tidak punya Land Cruiser, tetapi jip merek lain, seperti Land Rover, Nissan Patrol, dan lainnya,” urai Taufik.
         
Selain itu, tambahnya, pihaknya pun menjaring persaudaraan melalui milis. Dikatakan, pada pertengahan dekade 2000-an, setiap harinya, terdapat puluhan bahkan ratusan milis.
         
Seiring dengan perkembangan, tutur dia, perekrutan tidak hanya menggunakan milis. Pihaknya pun, tukasnya, memanfaatkan teknologi dan jaringan internet, seperti online. “Dapat melalui facebook, twitter, whatsapp, dan sejenisnya,” kata dia.
         
Soal jumlah anggota, Taufik menyatakan, sampai saat ini, terus berkembang. Berdasarkan data milis, sebut Taufik, jumlahnya mencapai sekitar 18 ribu orang. “Memang, tidak selamanya anggota kami aktif. Ada kalanya, seorang anggota tiba-tiba pasif dan tidak ada kabar selama beberapa waktu. Tapi, pada kesempatan lain, anggota kami kembali aktif. Itu tidak kami permasalahkan. Yang terpenting bagi kami adalah persaudaraan tetap terjalin,” tutup Taufik. (RED)

Komentar

komentar