Home » Lifestyle » Tikar Mendong Jadi Suvenir Haji

Tikar Mendong Jadi Suvenir Haji

tikar mendong tasikmalayaJABARTODAY.COM – BANDUNG

Buah tangan kerap menjadi komoditi yang dapat menambah dan mempererat kekerabatan. Melihat kondisi itu, sebenarnya Jawa Barat memiliki banyak komoditi yang dapat menjadi suvenir atau buah tangan. Karenanya, jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki rencana, bahkan berkomitmen, untuk menjadikan tikar mendong sebagai salah satu komoditi suvenir jamaah haji pada 2014.

Deputi Menko Perekonomian Koordinasi Perniagaan dan Kewirausahaan, Edy Putra Irawady, mengatakan, tikar mendong Tasikmalaya terpilih menjadi buah tangan karena salah satu diantara sekian banyak potensi di Jabar. Pihaknya sangat merespon rencana Pemprov Jabar menjadikan tikar mendong sebagai suvenir haji.

“Kami ingin tikar mendong menjadi media promosi di mana pun. Ini dapat sebagai sarana untuk mempromosikan Indonesia, khususnya, Jabar,” ujar Edy, pada rapat koordinasi Pengembangan Pasar Tikar Mendong menjadi Suvenir untuk Jamaah Haji Indonesia tahun 2014, di Ruang Rapat Sanggabuana, Gedung Sate Bandung, belum lama ini.

Edy meneruskan, agar lebih menarik dan berdaya saing, Edy menyatakan, tidak ada salahnya apabila mendong tidak hanya berupa tikar, tetapi bentuk lainnya. “Misalnya, alas kaki atau lainnya,” sambung Edy.

Menurutnya, pada 2014, peluang mendong terbuka mengingat jumlah meningkat dan ditopang oleh naiknya captive market. Karenanya, cetus Edy, pihaknya berkeinginan adanya program terstruktur guna mengembangkan pasar mendong.

Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, mengutarakan, rencana Jabar menjadikan tikar mendong sebagai suvenir haji merupakan sebuah upaya mendongkrak produktivits para perajin komoditi tersebut di Tasikmalaya. Setiap tahunnya, jumlah jamaah haji asal Jabar sekitar 36.720 orang. “Ini dapat menjadi sebuah peluang sehingga mendong memiliki nilai tambah dan daya saing ekonomi lebih kuat,” imbuh Heryawan.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM) Jabar, H. Anton Gustoni, menambahkan, tikar mendong menjadi  suvenir haji didasari oleh penandatanganan nota kesepahanan (MoU) pada 11 April 2013 antara Konsorsium Koperasi Produsen Tikar Mendong dan lembaga perbankan pelaksana Ongkos Naik Haji (ONH). (VIL)

Komentar

komentar