Home » Lifestyle » Honda Ramaikan Pasar Low MPV

Honda Ramaikan Pasar Low MPV

Prototype Honda Mobilio yang akan hadir awal Januari 2014 mendatang diperlihatkan ke masyarakat di Paris Van Java, Senin (7/10). Dengan ini Honda mulai masuk ke segmen Low MPV. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

Prototype Honda Mobilio yang akan hadir awal Januari 2014 mendatang diperlihatkan ke masyarakat di Paris Van Java, Senin (7/10). Dengan ini Honda mulai masuk ke segmen Low MPV. (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Selama beberapa pekan terakhir, kondisi ekonomi nasional diterpa hantaman yang cukup mengejutkan. Setelah terjadinya kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat melemah. Efeknya, terjadi inflasi karena sejumlah komoditi, termasuk impor, mengalami kenaikan harga.

Situasi tersebut membuat banyak sektor industri melakukan koreksi. Hal itu pun dilakukan para pelaku usaha dan industri sektor otomotif. Meski demikian, PT Honda Prospect Motor (HPM), selaku Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Honda mobil Jepang, menilai bahwa pasar otomotif pada 2014 tetap prospektif. “Saya kira, prospek industri otomotif pada tahun depan tetap positif,” ujar Eko Kunwinsono, Operation Manager PT Honda Bandung Center dalam media gathering “Honda MOBILIO Bandung Road Show” di Paris Van Java Mall, Senin (7/10).

Eko mengatakan, optimisme itu dapat terjadi apabila situasi ekonomi global membaik. Selain itu, lanjutnya, pihaknya pun mengacu pada pertumbuhan sektor ini, yang terus menunjukkan tren meningkat. “Secara total, khusus Jawa Barat, kami memproyeksikan penjualan seluruh varian Honda sebanyak 20 ribu unit selama 2014. Angka itu lebih tinggi 80 persen daripada proyeksi tahun ini, yang volumenya sekitar 12 ribu unit,” paparnya.

Salah satu upaya untuk tetap menjaga pertumbuhan, Eko menyatakan, pihaknya siap meramaikan pasar Low Multi Purpose Vehicle. Caranya, ungkap dia, merilis varian terbarunya, Honda Mobilio.

Menurutnya, produk terkini yang berharga jual Rp 150-180 juta per unit itu, siap rilis dan beredar pada awal 2014. Rencananya, ungkap Eko, pihaknya merilis mobil berkapasitas mesin 1.500 cc SOHC tersebut pada Januari 2014.

Eko menjelaskan, alasan mengapa pihaknya meramaikan Low MPV, karena segmen ini memiliki pasar mobil terbesar di Indonesia. Pangsa pasar segmen tersebut selama 2013, sebesar 32%.

Di Jabar, total penjualan segmen Low MPV selama Januari-Agustus 2013 sebesar 23.417 unit. Angka itu, diungkap Eko, melebihi pencapaian periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu 16.193 unit. “Kami memproyeksikan penjualan Honda Mobilio, khusus Jabar, sekitar 500 unit per bulan,” tegasnya.

Iwan Tjandradinata, Direktur PT Honda Bandung Center (HBC), menegaskan, kehadiran Honda Mobilio membuat pihaknya tidak hanya ingin meramaikan segmen Low MPV. Akan tetapi, sambungnya, pihaknya ingin menjadi yang terdepan pada segmen tersebut.

Di Jabar, sebut Iwan, rata-rata penjualan seluruh merek MPV Low sekitar 3 ribu unit per bulan. Pihaknya mengharapkan mampu merebut pasar tersebut sekitar 18-20%. (VIL)

Komentar

komentar