Home » Bandung Raya » Pasupati Rawan, Kapolda: Tembak di Tempat

Pasupati Rawan, Kapolda: Tembak di Tempat

Kapolda Jabar, Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan, menjelaskan langkah pihaknya terkait kejadian kekerasan di Jembatan Layang Pasupati, Jumat (27/12).

Kapolda Jabar, Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan, menjelaskan langkah pihaknya terkait kejadian kekerasan di Jembatan Layang Pasupati, Jumat (27/12).

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Terjadinya penusukan yang diawali niat merampok sepeda motor di jembatan layang Pasupati dan mengakibatkan tewasnya seorang taruna TNI Angkatan Udara, Andik Wahyu Hermawan serta terlukanya Deni Hermawan, membuat masyarakat takut melintasi jembatan yang menjadi akses Pasteur-Surapati tersebut.

“Ngeri juga, apalagi saya cewek, sering pulang kerja malam. Ini jalan satu-satunya, kalau ga harus muter jauh lagi,” ujar Nina, seorang warga, saat ditemui, Jumat (27/12).

Tak hanya perempuan, pria pun sedikit ngeri melewati jalan layang non tol tersebut, terutama tengah malam. Roy, pekerja swasta, mengaku, cukup sering melewati jalan tersebut, karena bekerja di daerah Sukajadi. “Seberani-beraninya, tetap aja kalau dikeroyok mah babak belur,” imbuhnya.

Menanggapi itu, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan menyatakan, pihaknya memperkuat penjagaan, terutama patroli di sekitar Pasupati.

“Sekarang sudah ada patroli yang stay di atas jembatan Pasupati dan juga unit intelijen yang bergerak sejak pagi hingga malam hari,” ucap Iriawan, di Mapolda Jabar.

Saat disinggung, apakah fokus pengamanan hanya di Pasupati saja, sedangkan daerah lain di Kota Bandung tidak, Iriawan menjawab tidak. Namun, ia tidak menepis, bahwa perhatian kepolisian sedang ditujukan ke jalan layang tersebut.

“Saya rasa tembak di tempat,” tegas Iriawan terkait tindakan tegas polisi ke depannya. (VIL)

Komentar

komentar