Home » Bandung Raya » Dada Rosada Masih Belum Dijenguk Siapapun

Dada Rosada Masih Belum Dijenguk Siapapun

Manatan Wali Kota Bandung, Dada Rosada, usai memberikan kesaksian di perkara suap hakim Dana Bantuan Sosial Kota Bandung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Kamis (3/10). (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

Manatan Wali Kota Bandung, Dada Rosada, usai memberikan kesaksian di perkara suap hakim Dana Bantuan Sosial Kota Bandung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Kamis (3/10). (JABARTODAY/AVILA DWIPUTRA)

JABARTODAY.COM – BANDUNG

Pasca dipindah ke Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, usai lengkapnya berkas perkara dugaan suap hakim, Kamis (12/12) lalu, mantan Wali Kota Bandung Dada Rosada sama sekali belum dikunjungi pihak keluarganya. Pun begitu dengan mantan Sekretaris Daerah Kota Bandung Edi Siswadi.

“Kami belum izinkan mereka untuk dijenguk, ini sudah sesuai aturan, tapi Senin sudah bisa dijenguk,” ujar Kepala Lapas Sukamiskin, Giri Purbadi, Sabtu (14/12).

Alasan kedua tahanan titipan Komisi Pemberantasan Korupsi ini belum bisa dijenguk, diutarakan Giri, disebabkan pihaknya masih mendata mana yang boleh menjenguk dan tidak.

Ia menilai, keduanya adalah mantan pejabat di pemerintahan daerah. Dikhawatirkan, banyak kepentingan oleh para pembesuk, sehingga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Kita ingin steril dulu, kita data mana pihak keluarga, kerabat dan lainnya. Kita juga harus koordinasikan dengan KPK,” jelas Giri.

Meski demikian, Giri menyebut, beberapa sanak saudara dan kerabat sudah ada yang datang. Namun, mereka semua hanya diberi kewenangan menitipkan makanan kepada eks pemangku kekuasaan tertinggi di Kota Bandung tersebut. “Kalau yang memberi titipan makanan itu enggak masalah, kita berikan kepada yang bersangkutan langsung,” tukasnya.

Dada Rosada dan Edi Siswadi diduga telah melakukan suap kepada mantan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bandung, Setyabudi Tedjocahyono, terkait pengurusan perkara korupsi Dana Bantuan Sosial Kota Bandung. Berdasarkan infomasi, dalam beberapa hari mendatang, berkas keduanya segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung untuk segera disidangkan. (VIL)

Komentar

komentar