Home » Hukum » Komplotan Rampok Bersenjata Diciduk Polisi

Komplotan Rampok Bersenjata Diciduk Polisi

penembakanJABARTODAY.COM – BANDUNG

Komplotan rampok bersenjata air soft gun berhasil dibekuk jajaran Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Kota Antapani saat sedang beraksi di salah satu minimarket yang terletak di Jalan AH Nasution.

Keempatnya adalah Reza Syarif Hidayat (26), Asep Mulyana alias Badot (22), Eko Sutrisno (28) dan Deni Adiwisastra (23), bahkan dalam aksinya sempat memuntahkan peluru dari senjata yang mereka bawa.

Kepala Polsekta Antapani Komisaris Sukaryanto yang didampingi Kepala Unit Reskrim Ajun Komisaris Adang M Musar mengatakan, penangkapan sendiri berdasarkan penyelidikan berbekal barang bukti yang didapat dari lokasi kejadian. “Awalnya kita tangkap Reza di kediamannya di daerah Cilengkrang dan kita lakukan pengembangan. Lalu ditangkaplah tiga orang lainnya di beberapa tempat berbeda,” ujarnya saat ditemui di Mapolsekta Antapani, Kamis (21/11).

Modus para tersangka, dituturkan Kapolsekta, adalah dua orang bertugas sebagai pemantau. Setelah diketahui target lokasi, seorang berpura-pura menjadi pembeli dan masuk ke dalam supermarket. “Lalu seorang lagi, yaitu Reza Syarif, masuk dan menodongkan senjata. Sedangkan dua orang yang berada di luar menunggu hasil sitaan dari minimarket,” ungkapnya.

Sukaryanto menyebut, komplotan ini telah lebih dari 10 kali melakukan aksinya di wilayah hukum Polrestabes Bandung dan tidak segan-segan melukai korbannya bila melakukan perlawanan. “Seperti terakhir yang di Kelurahan Pasir Impun, tersangka menembakkan air gunnya beberapa kali ke salah seorang pegawai minimarket karena mendapat perlawanan. Tersangka hanya berhasil mengambil dua botol minuman energi dan satu botol parfum,” paparnya.

Sementara, Reza mengaku melakukan aksinya disebabkan pekerjaan sebagai karyawan di salah satu dealer sepeda motor dianggap kurang. “Makanya saya lakuin itu buat biaya sehari-hari,” jelas pria yang memiliki tato bunga di punggung kiri dan tengkorak di punggung kanannya ini.

Disinggung perihal senjata sendiri, Reza berucap mendapatkan dari salah seorang temannya asal Palembang dengan harga Rp 1,4 juta. “Dibeli emang untuk nyuri di minimarket,” imbuhnya.

Dari tangan para tersangka disita barang bukti berupa 1 pucuk senjata spesial combat caliber 6 mm, 1 kotak peluru senjata bahan besi caliber 6 mm, uang tunai Rp 475 ribu, satu unit sepeda motor, dan tiga buah tabung CO. (VIL)

Komentar

komentar